12 Oleh Oleh Khas Yangon Paling Populer

Myanmar mungkin bukan tujuan utama para turis untuk berwisata di kawasan Asia Tenggara. Naman-nama negara seperti Indonesia, Thailand, Singapura, dan Vietnam bisa dibilang lebih populer jika dibandingkan dengan negara yang dulu bernama Burma ini.

Karena itulah, Yangon sebagai ibukota dari Myanmar cukup asing bagi para wisatawan. Padahal banyak tempat wisata yang menarik untuk disinggahi di kota ini. Kalian Juga bisa baca tips jalan jalan ke myanmar.

Nah, jauh-jauh datang ke Yangon selain untuk berwisata tentu juga untuk berburu oleh-oleh. Banyak souvenir unik dan jarang ditemui di tempat lain bisa dijumpai di sini. Apa saja kira-kira daftar oleh oleh khas Yangon yang wajib untuk dibawa pulang? Yuk simak artikelnya berikut ini.

1. Thanaka

Thanaka

Thanaka adalah bedak khas Myanmar yang biasa digunakan oleh wanita dan anak-anak di Myanmar, begitu juga di Yangon. Menurut sejarahnya, thanaka sudah dgigunakan sejak 2000 tahun yang lalu, dan memiliki fungsi untuk menjaga wajah tetap dingin, serta melindungi kulit dari sengatan matahari. Saat ini thanaka juga diolah dengan lebih modern dan dilengkapi juga dengan anti septik dan anti jerawat. Thanaka ini terbuat dari kulit pohon thanaka yang digiling lalu dijadikan bubuk berwarna kuning keputihan.

Dalam penggunaan thanaka terdapat beberapa tingkatan, misal polesan ringan bagi yang hanya pergi untuk jalan-jalan maupun berbelanja, atau polesan yang lebih tebal yang biasanya dipai oleh para pekerja di ladang, sawah, atau mereka yang bekerja di bawah sinar matahari.

Cairan dari thanaka memiliki kandungan yang membuat kulit terasa lebih sejuk dan membuat penggunanya merasa lebih segar. Karena saat ini sudah diolah dengan lebih modern, baik dalam bentuk bubuk maupun krim, sehingga memudahkannya untuk dibawa bepergian.

Termasuk juga sebagai oleh oleh khas Yangon. Varian yang lebih mahal adalah thanaka organik yang diolah secara tradisional.

2. Longyi

Longyi

Logyi adalah sarung tradisional yang juga merupakan pakaian sehari-hari masyarakat Myanmar. Pada saat upacara khusus, biasanya orang Myanmar akan memakai longyi yang terbuat dari sutra. Para pria akan memakai longyi dengan baju tradisional tidak berkerah ataupun baju model barat, sedangkan wanita akan memakai blus sampai pinggang. Longyi lebih disukai karena membuat orang yang memakainya tidak merasa kepanasan jika dibandingkan ketika memakai celana. Longyi yang dikenakan oleh laki-laki disebut dengan paso, dan bagi wanita disebut htamain. Saat ini longyi untuk perempuan memiliki jahitan dengan pola menyerupai rok.

Wisatawan bisa membelinya sebagai oleh oleh khas Yangon, dan dapat dengan mudah menemukannya di hampir setiap sudut kota. Para pedagang juga dengan senang hati akan menunjukkan dan memperagakan kepada wisatawan yang meminta tolong bagaimana cara memakainnya.

3. Kerajinan Kayu

Kerajinan Kayu

Kerajinan tangan yang terbuat dari kayu maupun bambu juga sangat terkenal di Yangon. Seperti, boneka kayu yang biasanya sering dimainkan dalam sandiwara boneka. Berbeda dengan boneka wayang yang terbuat dari kulit binatang, yang digerakkan menggunakan tangkai kayu. Boneka khas Yangon ini digerakkan dengann tali yang diikat di setiap bagian tubuh boneka. Selain boneka kayu, ada juga kerajinan lain yang terbuat darii kayu maupun bambu, seperti:

  • Nampan
  • Teko
  • Asbak
  • Cangkir
  • Tempat tisu

Kebanyakan kerajinan kayu ini memiliki motif bergambar gajah, bunga, dan cerita kehidupan masyarakat setempat pada umumnya. Bagi warga lokal, motif gading gajah atau gajah dianggap dapat membawa keberuntungan. Jadi kalau anda berkesempatan traveling ke Myanmar jangan lupa untuk mampir ke Yangon dan membeli salah satu kerajinan kayu ini sebagai oleh oleh khas Yangon.

4. Batu Giok

Tahu tidak apa saja yang terkenal dari Burma selain pagodanya? hhmmm selain terkenal dengan tempat wisata di Myanmar juga terkenal dengan batu gioknya. Produk maupun aksesoris yang terbuat dari batu giok bisa menjadi oleh-oleh yang menarik. Wisatawan bisa dengan mudah mendapatkannya di pasar maupun pusat oleh-oleh. Banyak sekali barang-barang yang berbahan baku batu giok, misalnya saja gelang dan cincin.

Harganya pun beragam, mulai dari ribuan hingga jutaan, tergantung dengan ukuran dan modelnya. Saat membeli baju giok dengan harga yang mahal, pastikan untuk meminta atau menerima sertifikat keaslian barang tersebut.

5. Lukisan

Oleh oleh atau souvenir unik lain yang bisa dibawa pulang setelah liburan di Yangon, Myanmar adalah lukisan. Banyak sekali lukisan cantik karya seniman lokal yang bisa dipilih untuk dibawa pulang. Yang tak kalah menariknya adalah lukisan yang dibuat dari batu mulai, yups lukisan tersebut memang dibuat dari batuan mulai yang dihancurkan sampai menjadi bubuk dan digunakan sebagai pewarna lukisan.

Dengan harga yang tidak terlalu mahal, anda bisa membawa pulang lukisan cantik yang bisa dipajang di dinding rumah. Mungkin anda bisa memilih lukisan berdesain pagoda, untuk mengingatkan anda kepada kecantikan negara ini. Beberapa tempat wisata dan kehidupan masyarakat lokal juga banyak digambarkan melalui lukisan.

6. Kaos Khas Yangon

Kaos Khas Yangon

Inilah salah satu oleh-oleh paling umum yang dapat dibeli oleh wisatawan, apalagi kalau bukan kaos. Begitu pula saat liburan ke Myanmar, ada beberapa kaos dengan desain unik yang bisa dipilih untuk dibawa pulang. Saat memutuskan untuk membeli kaos sebagai oleh-oleh, perhatikan dulu harga yang tiwarkannya. Jangan sungkan untuk menawar, agar terhindar dari jebakan harga yang mahal.

Selain dapat membelinya di pasar atau pusat perbelanjaan, wisatawan juga bisa mendapatkan kaos khas Yangon ini di bandara bagian terminal keberangkatan.

Meskipun saat membelinya di bandara, harga yang ditawarkan cenderung lebih mahal. Namun apa salahnya untuk membeli beberapa dan membagikannya kepada saudara maupun teman setibanya nanti di rumah.

7. Permen Asam

Permen Asam

Setiap tempat memang memiliki adat istiadat dan kebudayaan yang berebda, begitu pula dengan negara ini. Masyarakat di Myanmar terkenal dengan kebiasaanya mengkonsumsi permen asam, terutama setelah makan malam. Nah, begitu juga di Yangon, wisatawan bisa dengan mudahnya menjumpai para penjual yang menawarkan permen asam ini. Memiliki rasa asam dan manis, mrembuatnya terasa unik dilidah. Biasanya permen ini berbetuk seperti koin yang tipius dan dibungkus menggunakan kertas.

Apabila ingin oleh-oleh yang berbeda dari biasanya, sekaligus penasaran ingin mencoba sensasi unik dari permen asam ini, langsung saja beli dan cicipi. jangan lupa untuk membeli beberapa sebagai oleh-oleh di rumah ya. Kalian juga bisa mencoba makanan khas myanmar ini.

Selain oleh-olehnya yang unik, Myanmar juga memiliki destinasi wisata yang wajib untuk disinggahi. Namun, jika usai berkeliling di Myanmar, dan ingin mampir ke beberapa tempat wisata di Asia Tenggara, berikut ini beberapa tempat wisata yang bisa anda kunjungi.

, , ,
Post Date: Friday 11th, October 2019 / 10:34 Oleh :
Kategori : Myanmar