20 Tempat Wisata Di Perancis Yang Wajib Di Kunjungi

Perancis adalah salah satu tujuan yang paling digemari oleh para turis. Hal itu menjadi sebuah fakta yang normal dan dapat diterima, terlebih bagi para pecinta seni dan mereka yang tertarik dengan arsitektur sebuah kota. Selain itu, kuliner juga menjadi salah satu kewajiban yang perlu dijelajahi, anggur dan makanan khas Prancis menjadi tujuan yang perlu dipenuhi. Banyaknya hal yang perlu dijelajahi di Perancis menjadikan turis terkadang bingung untuk menentukan tujuan untuk pergi. Berikut adalah tempat wisata di Perancis yang patut dikunjungi:

1. Eiffel Tower (Menara Eiffel), Paris

menara eiffel

Tidak sah rasanya apabila kita mengunjungi Perancis tanpa mengunjungi menara Eiffel. Menara Eiffel Paris adalah salah satu monumen paling terkenal di dunia, dan juga menjadi sebuah ikon penting di Prancis. Pengunjung harus berjalan kira-kira 360-400 anak tangga untuk dapat mencapai level pertama ketinggian yang berada di level 57m, lalu berjalan 350 anak tangga lagi untuk mencapai level ketinggian kedua yang berada ketinggian 115m.

Untuk mencapai titik paling tinggi di menara, pilihan yang disediakan bagi para pengunjung adalah menggunakan lift yang terdapat di level kedua. Selain itu, terdapat juga restoran le Jules Vernes yang berada di level kedua, kamu dapat menikmati daging dan wine yang disediakan dengan menikmati pemandangan kota Paris banyak sekali tempat wisata di paris.

Menara ini setiap harinya dibuka pada pukul 9.30 pagi sampai 11.45 malam.

Harga yang harus kamu bayar untuk menaiki tangga dari level 0 ke level 2 bervariasi;

  • bagi pengunjung yang berumur diatas 25 tahun harus membayar 7 euro (Rp. 113.000,-);
  • pengunjung berumur 12-24 tahun harus membayar 5 euro (Rp. 81.000,-);
  • dan anak kecil berumur 4-11 tahun harus membayar 3 euro (Rp. 49.000,-).

Setelah dari level 2, kamu diharuskan untuk membayar kembali untuk menaiki lift, dengan harga yang juga bervariasi;

  • 17 euro (Rp. 275.000,-) bagi pengunjung diatas 25 tahun;
  • 14.50 euro (Rp 235.000,-) untuk pengunjung berumur 12-24 tahun;
  • 8 euro (Rp. 130.000,-) bagi anak kecil berumur 4-11 tahun.
  • Untuk anak kecil berumur di bawah 4 tahun, mereka diperkenankan untuk tidak membayar, asalkan ditemani oleh orang dewasa.

Setelah kamu sampai ke level 3, kamu juga bisa membeli satu tiket lagi agar kamu bisa berdiri di titik paling tinggi di Menara Eiffel dengan membayar 17 euro (Rp. 275.000,-).

Oh ya, kamu juga bisa membeli tiket online loh, untuk mengurangi waktu kamu harus mengantri.

2. Champ Elysees

champ elysees perancis

Champ Elysees adalah sebuah avenue yang penuh dengan bioskop, kafe, toko-toko yang kebanyakan adalah toko mewah. Jalan ini merupakan salah satu jalan yang paling terkenal di dunia. Prancis adalah salah satu negara yang dikenal baik sebagai negara fashion, jadi bukan sesuatu yang aneh atau tidak heran mereka memiliki sebuah jalan khusus bagi mereka para pencinta fashion, terlebih dikhususkan bagi para pengunjung atau turis. Jalan sepanjang 2 kilometer ini dipenuhi oleh toko-toko mewah, dengan dipisahkan oleh satu taman yang bernama Marigny Square.

Walaupun penuh dengan toko brand  mahal dan rasanya jauh dari keinginan para turis yang ingin mengenal Perancis dengan budayanya, kamu masih bisa menemukan jati diri dan budaya Perancis di jalan ini. Berikut adalah pilihan dari aktivitas yang bisa kamu lakukan di jalan ini:

  • Menonton cabaret di Le Lido de Paris

Kamu bisa menonton show cabaret di media online apabila kamu penasaran, namun pertunjukan ini adalah pertunjukan jazz yang sangat menggambarkan kehidupan di Paris, atau menggambarkan Perancis secara keseluruhan dari sejarah hingga kehidupannya sampai saat ini. Kamu dapat membeli tiket untuk menonton dengan cara online untuk menghindari kamu dari antrian.


  • Kamu dapat mengunjungi rumah lelang yang bernama Art Crucial

Didirikan pada tahun 1975, rumah ini masih aktif hingga sekarang sebagai tempat untuk melakukan lelang suatu barang. Barang yang dilelang bermacam-macam, dari karya seni hingga perhiasan. Kamu dapat melihat alur perlelangan yang dilaksanakan disini lebih dari 100 kali dalam satu tahunnya. Mungkin akan sulit bagi kamu untuk mendapatkan jadwal yang pas, jadi kamu harus bertanya kepada orang Perancis apabila kamu ingin menyaksikan prosesnya.

  • Kunjungi Grand Palais

Grand Palais terletak di sebrang jalan Champ Elysees dan kamu dapat menikmati makan siang atau makan malam di tempat ini, tentunya di restoran mahal ala Perancis. Kamu dapat melihat monument Grand Palais yang menyelenggarakan lebih dari 40 acara setiap tahunnya, termasuk menampilkan film-film blockbuster dari zaman dahulu kala dan juga acara fashion Chanel setiap musimnya.

3. Museum Louvre

museum louvre

Museum Louvre Paris yang dulunya digunakan sebagai benteng pada masa pemerintahan Phillip II kini telah berganti peran menjadi sebuah museum yang menampilkan lebih dari 380.000 buah karya seni yang tersebar di area seluas 60.000 meter persegi. Banyak turis yang ingin mengunjungi tempat ini karena selain seni arsitektur yang sangat menawan, tempat ini juga menjadi tempat yang patut dikunjungi bagi para pecinta sejarah. Koleksi yang ditampilkan beraneka ragam, baik dari koleksi mesir kuno, yunani, dekoratif, lukisan, dan sebagainya. Koleksi mesir kuno merupakan koleksi yang paling banyak memenuhi museum ini, yang menggambarkan secara lengkap mengenai kehidupan masyarakat Mesir pada Mesir Kuno, Kerajaan Pertengahan Mesir, Kerajaan Baru Mesir, Seni Koptik, dan Romawi.

Bahkan biasanya, kamu tidak akan bisa menjelajahi dan melihat setiap karya seni yang ada karena begitu banyak karya seni yang ditampilkan. Seorang Perancis pernah berkata bahwa untuk melihat seluruh karya seni yang ada, kamu membutuhkan waktu 3-4 jam sehari dalam tiga bulan!

Harga tiket yang kamu perlu bayar untuk bisa masuk ke dalam museum berbeda beda.

  • Apabila kamu memesan tiket online, biasanya tiket berada di angka 17 euro (Rp. 275.000,-) untuk satu orang
  • namun kamu juga bisa membeli tiket langsung di tempat menggunakan vending machine yang tersedia dengan harga 15 euro (Rp 241.000,-). Namun kamu harus siap ya dengan antriannya.
  • Oh ya, kamu juga bisa membayar seorang guide untuk menemani kamu di dalam dan menjelaskan kamu setiap karya seni yang ada beserta sejarahnya dengan harga 5 euro (Rp. 81.000,-)

4. Kathedral Notre Dame

kathedral notre dame

Selain digunakan sebagai tempat ibadah, gereja katedral ini juga salah satu tempat wisata yang patut dikunjungi karena gedung beraura gothic Perancis. Gereja ini terletak di sebelah timur Paris, bersebelahan dengan sungai Seine yang juga menjadi ikon negara Perancis. Selain sebagai tempat ibadah dan tempat pariwisata, gereja katedral Notre Dame juga tempat kediaman Uskup Agung Prancis.

Kathedral ini buka setiap hari dan cara untuk mengunjunginya, kamu bisa menggunakan kereta yang berhenti di ile de la Cite. Dari stasiun underground itu, kamu bisa langsung berjalan hingga akhirnya sampai ke Notre Dame.

Untuk masuk ke dalam gereja ini kamu tidak perlu membayar tiket apapun, namun apabila kamu ingin mengunjungi museum yang juga berintegrasi dengan gereja ini, kamu diharuskan membayar 6 euro (Rp. 97.000,-) beserta dengan guide yang akan menemani kamu disana. 

5. Arc de triomphe

arc de triomphe

Monumen Arc de triomphe ini direncanakan oleh Napoleon setelah kemanangannya di sebuah pertempuran. Adapun proses pengerjaan dari monument ini memakan waktu kurang lebih 2 tahun. Arsitek dan penggagas dari desain dan arsitektur yang ada bernama Jean Chalgrin dan telah wafat pada tahun 1811 sebelum monument ini rampung didirikan, yang menyebabkan pembuatan ini diteruskan oleh Jean-Nicolas Huyot.

Monumen ini terletak di ujung barat wilayah Champ Elysees, yang didirikan dengan tujuan Napoleon yaitu untuk menghormati jasa tentara yang gugur pada pertempuran Austerlitz yang dimenangkannya. Alasan para turis dan pengunjung mengunjungi tempat ini adalah karena sejarah Perancis yang sangat kental dengan cerita yang sangat menarik di baliknya. Selain itu, karya seni yang terpampang di dinding monument juga sangat patut kamu abadikan apabila kamu membawa kamera.

Kamu juga bisa masuk ke dalam monumen ini dan membayar tiket sejumlah 3 euro (Rp. 50.000,-) untuk dapat mencapai ke titik atas, menikmati pemandangan kota dengan kesibukan lalu lalang mobilnya. Diatas monumen, ada beberapa toko yang mungkin kamu bisa kunjungi sebagai oleh-oleh untuk keluarga atau teman di rumah.

6. Disneyland Paris

disneyland paris

Seperti taman area Disneyland pada umumnya, taman ini dikelola dan dimiliki oleh The Walt Disney Company. Taman area bermain ini dibangun pada tahun 1988 dan dibuka pada tahun 1992, dengan nama perdananya yaitu Euro Disney. Dari Oktober 1994, nama seterusnya diubah menjadi Disneyland Paris. Apabila turis atau pengunjung ingin mencapai tempat ini, kompleks taman bermain ini berada di daerah Marne-La-Vallee, sekitar 30km dari timur Paris.

Biasanya para turis atau pengunjung, baik dari luar maupun dalam Paris mencapai tempat ini menggunakan mobil, namun kereta juga dapat digunakan, terlebih bagi para turis yang tidak bisa menggunakan mobil di Perancis. Stasiun kereta yang terletak dekat di Disneyland Paris dilayani oleh TGV, Thalys, dan Eurostar.

Harga yang ditawarkan berbeda-beda, apabila kamu membeli tiket di tempat pada saat itu juga, kamu akan dikenakan harga sebesar 33 euro (Rp. 530.000,-) untuk satu orang dewasa. Namun hari hari ini, kamu dapat dengan mudah mencari tiket online untuk pergi ke Disneyland Paris, dan biasanya harga tiket online juga bervariasi. Beberapa situs ada yang menawarkan harga lebih murah, dan ada yang menawarkan lebih mahal. Yang terpenting adalah kamu melakukan rencana yang baik sehingga kamu dapat mendapatkan harga terbaik. Disneyland merupakan salah satu tempat wisata di Perancis yang dicari oleh para turis.

7. Istana Versailles

istana versailles

Dengan arsitektur tingkat dunia khas Perancis, Istana Versailles juga menjadi salah satu obyek wisata yang cukup terkenal di Perancis. Berbeda dengan kota Paris yang penuh dengan kemewahan arsitekturnya, Istana Versailles terletak lebih jauh dari keramaian kota dan terletak di suburban Paris, menawarkan pemandangan yang jauh berbeda dari apa yang biasanya dilihat di kota Paris pada umumnya.

Untuk mencapai tempat ini, kamu bisa menggunakan kereta dan berhenti di perhentian Versailles Rive Gauche; dibutuhkan waktu berjalan kira kira 10 menit ke arah kanan jalan sampai akhirnya kamu akan melihat Istana Versailles di sebelah kiri.

Kamu diharuskan membeli tiket beserta tour guide yang akan menemani kamu untuk berjalan di dalam dan menjelaskan apa yang perlu kamu ketahui. Tiket yang ditawarkan di website resminya adalah sejumlah 18 euro (Rp. 290.000,-) untuk satu orang dewasa. Apabila kamu membeli tiket pada hari itu juga, antrian yang kamu akan hadapi akan terlalu panjang. Akan lebih baik apabila kamu membeli tiket online beserta dengan guide agar kamu bisa menghemat waktu.Tiket yang kamu bayar adalah apabila kamu ingin memasuki istana, namun apabila kamu hanya ingin berjalan di taman yang berada di sekitarnya, hal itu juga bukan menjadi masalah.

Istana ini buka pada pukul 9 pagi, jadi akan lebih baik apabila kamu datang sepagi mungkin untuk menghindari keramaian.

8. Tuileries Garden

tuileris garden

Terletak dekat dengan Museum Louvre, didirikan oleh seorang wanita bernama Catherine de’ Medici, taman umum ini didirikan dan dibuka untuk umum pada tahun 1667 dan menjadi taman rekreasi bagi turis dan pengunjung setelah revolusi Perancis. Taman ini juga sering digunakan bagi masyarakat Paris untuk bersantai, dan menikmati udara Perancis terlebih pada sore hari.

Taman yang cukup luas ini terdiri dari beberapa bagian, yang sebagian besar menampilkan karya seni yang mayoritas adalah pahatan. Adapun bagian-bagian dari taman ini terdiri dari

  • Jardin du Carrousel
  • Terasse
  • Moat of Charles V
  • Grand Carre of the Tuileris

Taman ini terbagi menjadi empat bagian tersebut setelah diklasifikan berdasarkan sejarah, cerita, dan juga tipe karya seni yang ada. Kebanyakan dari turis dan pengunjung yang mengunjungi tempat ini menggunakan waktu mereka untuk mengenal sejarah, sekedar bersantai, atau mengambil beberapa foto yang patut di abadikan.

9. Museum Orsay

orsay museum

Salah satu cirri khas dari Museum ini dibandingkan dengan museum lainnya yang berada di Perancis adalah keberadaan jam besar di ruang utama yang masih berfungsi dengan baik. Museum ini didirikan pada awalnya sebagai stasiun kereta api pada tahun 1900 oleh Victor Laloux. Stasiun ini kemudian ditutup operasionalnya pada tahun 1939, lalu ditetapkan sebagai monument bersejarah hingga akhirnya dibuka kembali untuk umum pada tahun 1986 sebagai sebuah museum.

Museum ini berisikan berbagai macam karya seni Perancis; dari masa tahun 1848 sampai 1914 yang beraneka ragam, terdapat lukisan, patung, foto, dan lain sebagainya. Museum ini patut dikunjungi karena berbeda dengan museum-museum lainnya, museum ini sangat kental dengan ciri khas Perancis, mengingat bahwa para seniman yang karyanya ditampilkan dan diabadikan di museum ini mayoritas adalah orang Perancis asli.

Harga yang perlu kamu bayar untuk mengunjungi dan masuk ke dalam museum adalah 14 euro (Rp. 225.000,-). Namun pada hari minggu pertama setiap bulannya, kamu bisa masuk tanpa membayar tiket apapun.

10. Place de la concorde

place de la concorde

Place de la concorde adalah salah satu tempat publik yang cukup terkenal di Perancis. Tempat ini biasanya di gunakan sebagai titik temu bagi para masyarakat Perancis. Pada zaman revolusi Perancis, tempat ini sangat umum digunakan sebagai tempat eksekusi masal yang dipertontonkan bagi para masyarakat. Place de la concorde didirikan dan didesain oleh Ange-Jacques Gabriel pada tahun 1755 diantara Champ Elysees di sebelah Barat dan Tuileris Garden di sebelah timur. Yang bisa diharapkan oleh para turis dan pengunjung di tempat ini adalah beberapa air mancur dan patung yang kebanyakan adalah patung dari raja yang pernah bertahta di Perancis pada jaman revolusi.

Di tengah tempat ini berdiri sebuah tugu yang sangat terkenal dari Mesir pada zaman Firaun. Tugu ini diberikan oleh pemerintah Mesir pada zaman dahulu. Sebetulnya, pemerintah Mesir memberikan dua buah tugu, namun yang berada di Perancis hanya satu sementara sisanya masih berada di Mesir dikarenakan kesulitan untuk memindahkan pada zaman tersebut karena keterbatasan teknologi. Tinggi dari tugu ini adalah 23 meter dengan berat kurang lebih 250 ton.

Beberapa hal yang perlu diingat adalah dipasangnya tugu ini tepat di tengah taman ini menandakan kemampuan dan peralatan spesial yang digunakan pada zaman itu sehingga mereka bisa memindahkan tugu sebesar dan seberat itu ke Perancis.

11. Jardin du Luxembourg

jardin du luxembourg

Terletak di Paris, dengan didirikan dan disahkan oleh Marie de Medici, istri dari Raja Henry pada tahun 1612, dengan tujuan awal sebagai taman untuk kompleks perumahan yang baru saja beliau dirikan, yaitu Luxembourg Palace. Taman dengan luas 23 hektar ini kini dimiliki oleh pemerintah Perancis, berisikan berbagai macam bunga, pohon, air mancur, dan sebagainya yang dikembangkan pada tahun 1620.

Di tengah dari taman ini adalah atraksi yang sebenarnya dicari oleh para turis dan pengunjung, yaitu air mancur yang sangat khas terletak di Jardin du Luxembourg dengan patung para ratu yang pernah bertahta di Paris mengelilingi air mancur tersebut. Taman ini juga memiliki taman bermain bagi anak, dewasa, maupun keluarga yang ingin menghabiskan waktu. Terkadang, juga banyak terdapat pertunjukan musik yang dibawakan oleh musikus jalanan untuk menemani menghabiskan waktu di tempat ini.

Taman ini juga dilengkapi dengan restoran, kafe, dan tempat minum sebagai area untuk bersantai. Menjadi pilihan yang tepat untuk menghabiskan waktu luang bersama dengan teman atau keluarga sembari menikmati udara Perancis dengan segelas wine.

Tempat ini buka dan dapat dikunjungi pada pukul 7 pagi hingga 9 malam. 


12. Verdon Gorge

verdon gorge

Verdon Gorge diklaim sebagai canyon / tebing dengan sungai yang paling indah di Eropa, terlebih pada saat musim semi. Pada musim semi, sungai akan menampilkan warna turquoise yang berasal dari bebatuan yang ada di dasar sungai. Untuk mencapai tempat ini, perjalanan dari pusat kota terbilang cukup jauh, sejauh 25 km. Akan lebih baik apabila kamu menyewa uber atau supir pribadi apabila kamu ingin berkunjung ke tempat ini.

Tempat ini terletak dekat dan berbatasan dengan Italia, berada di area Provence di Perancis. Area nya yang agak sulit untuk dijangkau tidak menjadikan tempat ini sepi pengunjung. Para turis justru tertarik dengan tempat ini karena dikatakan bahwa Verdon Gorge adalah tempat alami yang paling indah di Perancis. Kebanyakan dari turis tertarik karena area trekking yang sangat menantang, ditemani dengan pemandangan lembah dan sungai yang indah.

Selain menggunakan dan berjalan kaki, para turis juga dapat menggunakan sepeda dalam menelusuri area ini. Tidak sedikit juga turis yang datang karena ingin melihat dan berinteraksi dengan binatang, yang sangat umum adalah burung; karena kehidupan liar yang juga masih terjaga di Perancis. Apabila turis juga ingin menjelajahi sungai yang terhubung, mereka juga bisa melakukan hal tersebut dengan kayak yang sudah dapat disewa di tempat tersebut.

Kamu bisa membeli tiket full day private tour online dengan harga berkisar diantara Rp. 10.000.000,- sampai dengan Rp. 15.000.000,- dikarenakan tempat yang sangat luas dan begitu banyak tempat yang bisa kamu jelajahi. Tapi apabila kamu ingin berjalan sendiri tanpa guide dan menjelajahi setiap tempat yang ada, hal itu juga bukan menjadi masalah.

Masih begitu banyak tempat wisata di Perancis dan negara eropa lainya yang dapat kamu kunjungi seperti

Namun beberapa yang sudah kami tampilkan adalah beberapa dari yang terbaik. Yang paling penting adalah kamu merencanakan segala sesuatu dengan baik agar perjalanan kamu ke Perancis tidak terbuang percuma.

, , ,
Post Date: Friday 12th, January 2018 / 02:30 Oleh :
Kategori : Perancis