5 Tips Jalan-jalan ke Uzbekistan Dan Rekomendasi Tempat Wisata Terbaik

Uzbekistan memiliki beberapa tempat menarik yang bisa dikunjungi kapan saja ketika kamu memiliki kesempatan. Sebelum berangkat, ada baiknya jika membaca dulu informasi terkait dengan jalan-jalan ke Uzbekistan.

Uzbekistan merupakan negara antar benua yang terletak di antara dua wilayah yaitu Asia Tengah dan Eropa Timur. Sebelumnya, sebelum berdaulat sendiri, negara Uzbekistan masih bagian dari negara Uni Soviet. Uzbekistan bisa dibilang seluruh wilayahnya merupakan daratan, berbatasan dengan Kazakhstan, Kirgizstan, Tajikistan, Afganistan, dan Turkmenistan.  Oleh karenanya, tidak mengherankan jika sebagian wilayah, budaya, dan bahasanya memiliki kemiripan dengan negara sebelahnya.

Berikut beberapa tempat yang disarankan menjadi target jalan-jalan ke Uzbekistan selama memiliki waktu berlibur. Rencana perjalanan Anda dengan membuat rencana yang matang.

1. Reghistan Square Alun-alun

area-registan-di-samarkand-uzbekistan

Uzbekistan juga memiliki kawasan alun-alun seperti halnya di Indonesia, sebagian besar wilayah kotanya memiliki alun-alun sendiri dan memiliki cerita sejarah yang berbeda-beda. Wilayah alun-alun yang terkenal di Uzbekistan ialah Reghistan Square Alun-alun.

Tempat wisata di Uzbekistan tidak jauh berbeda dengan tempat wisata di China yang hampir seluruhnya berlatar belakang sejarah yang amat kuat. Di Uzbekistan terdapat bangunan terkenal yang berupa bangunan semacam gapura dengan pilar-pilar tinggi, bangunan ini berdiri megah di tengah-tengah kota, seperti Arc de Triomphe di Paris Perancis. Bangunan yang dinamakan Reghistan Square ini mengingatkan kita pada Taj Mahal India. Bangunan ini juga sudah terdaftar sebagai salah satu Warisan Dunia oleh UNESCO.

Bila ingin melihat Registhan Square, datanglah ke kota Samarkand. Kota lain yang tak kalah penting untuk dikunjungi tentu saja adalah Samarkand. Di samping banguannya yang sudah berusia tua, kota Samarkand sendiri merupakan kota tua yang juga masuk ke dalam salah satu  warisan dunia UNESCO.

2. Kota Samarkand

samarkand

Jadi, disarankan setelah jalan-jalan ke Reghistan Square, kelilingilah kota Samarkand dengan berjalan kaki. Di kota tersebut, kamu akan dipuaskan dengan berbagai macam bangunan-bangunan tua yang masih nampak elegan, berdiri megah di kota ini dnegan pesona yang sangat berbeda dari kota-kota lainnya.

Dikarenakan kota Samarkand merupakan kota penting dalam sejarah Islam di area Asia Tengah maka tidak mengherankan jika ada banyak bangunan yang bercorak islam di sisi kiri dan kanan jalan.


Sejumlah bangunan masih nampak berdiri kokoh di salah satu kota yang menjadi saksi kejayaan Islam di masa lalu tersebut. ada beragam monumen bersejarah di kota Samarkand, misalnya Kubah Pirus Samarkand yang menjadi simbol arsitektur kota Samarkand.

Dengan pesona bangunan-bangunan tua yang bertengger megah di kota itu, Samarkand mampu memikat pelancong dari seluruh dunia untuk melihat-lihat sejarah perkembangan islam dalam seni bangunannya. Selain Kubah Pirus Samarkand, Terdapat tiga bangunan yang menjadi peninggalan Ulugh Beg yakni, Madrasah Ulugh Beg, Sherdor, dan Tilla Qari. Madrasah merupakan nama bagi sebuah perguruan tinggi pada jaman duku di Samarkand.

Selain itu, masih ada Mausoleum of Tamerlane yang menyimpan beragam benda-benda bersejarah, saksi dan simbol perjalanan peradaban sosial yang pernah terjadi di Samarkand. Saking indahnya Samarkand, keindahannya pernah dipuji melalui pusiis oleh para penyair dunia yang pernah melancong ke Samarkand, mulai dari abad ke-8 sampai sekarang, beberapa puisi klasik tentang Samarkand mungkin masih bisa kamu temukan di toko buku.

Di malam hari, wisatawan dapat melihat Imam Al-Bukhari mausoleum, Gur-Emir Mausoleum, Registan Square, Shahi-Zinda complex, Mausoleum of Khodja Doniyor (Prophet Daniel), dan Siyab Bazaar. Silahkan melihat sampai puas setiap detailnya. Kemudian ceritakan ulang dengan gaya Anda sendiri ke media sosial.

3. Kota Tashkent

tashkent-culture

Bagi wisatawan yang ingin menikmati jalur sutera, yang tidak hanya ada di tempat wisata di China saja, bisa menelusuri Kota Tashkent saat sedang mendapatkan liburan jalan-jalan ke Uzbekistan. Tempat wisata kota Tashkent merupakan kota tua yang sudah ada sejak berabad-abad lalu, dahulu kota Tashkent bernama Chach, Shash, atau Binkent.

Alasan kenapa kota Tashkent disebut sebagai jalur sutera ialah karena Tashkent menjadi salah satu kota transit para pedagang. Kota Tashkent menjadi salha satu rute perdagangan Jalur Sutra dari Asia menuju ke Eropa.

Kota dengan usia yang sudah berabad-abad lamanya ini menjadi kota yang bersejarah bagi penduduk Uzbekistan dan menjadi salah satu daya tarik wisatawan yang tertarik dengan sejarah. Ada beberapa tempat wisata yang kami rekomendasikan untuk Anda lihat selama mendatangi negara ini, antara lain Amir Temur Square & Museum, Kukeldash Madrassah Old Town, Independence Square, Khazret-Imam Mosque, dan Genuine Muskhafe-usman Koran.

4. Kota Tua Bukhara

Kota-Bukhara

Selain Tashkent, masih ada lagi kota yang termasuk dalam kota tua dan harus disambangi selama jalan-jalan ke Uzbekistan. Salah satu kota tua dan memiliki beragam bangunan indah itu bernama Bukhara.

Daya tawar kota Bukhara ialah arsitektur masjid yang dibangun dengan arsitektur klasik. Masjid-masjid tersebut menjadi saksi perkembangan sejarah islam di masa lampau. Masjid-masjid tersebut masih dijaga sebagai sebuah monument dan beberapa masih difungsikan sebagai tempat ibadah.

Oleh karenanya, sampai sekarang tempat wisata di kota Bukhara merupakan tempat wisata di Uzbekistan yang cocok untuk para muslim di seluruh dunia agar bisa belajar dari masa lalu. Di samping kenangan akan pembangunan arsitektur bercorak islam yang menggambarkan kejayaan islam, tempat ini juga merupakan kota bersejarah saksi kehidupan seorang penerjemah hadist Nabi Muhammad, Imam Bukhari.

Beberapa bangunan unik yang bukan masjid tapi mengandung sejarah perkembangan islam antara lain Benteng Arc Fortress, Chashmaya Ayub, Mausoleum Ismail Samani dan yang lainnya pun harus Anda nikmati selama berkunjung ke sana.

Suasananya mungkin akan membuat Anda kegerahan, karena Kota Bukhara terlihat merah dari kejauhan. Pun ketika didekati sama saja, kemerahannya seperti tanah liat merah. Jika tertimpa sinar matahari, akan membuat kita terpaksa harus menutupi mata kita dari pantulannya, jadi lebih baik kalau bawa kacamata hitam saat berjalan-jalan di Bukhara.

5. Lubang Gerbang Neraka

gerbang-neraka

Salah satu tempat wisata di Uzbekistan yang dinamai dengan cukup seram ialah salah stu tempat wisata “Gerbang Neraka”. Cerita singkat tentang tempat wisata bernama Gerbang Neraka ini hanyalah bahwa tempat wisata tersebut memiliki suhu yang sangat panas.

Tempat wisata tersebut berada di salah satu kota kecil Uzbekistan, Davas. Tempat wisata tersebut memiliki sebuah lubang panas yang sangat besar, sehingga suhu di area terdekatnya juga ikut terasa panas.

Lubang panas yang besar itulah yang disebut sebagai gerbang neraka. Wisatawan dapat melihat api meluap-luap, seperti magma di dalma lubang yang besarnya kira-kira dua kali lapangan sepak bola.


Kedalaman Gerbang Neraka ini sekitar 30 meter. Lubang Gerbang Neraka ini pertama kali ditemukan sekitar tahun 1975, dan segera menjadi populer. Pada saat ditemukan, dalam sejarah tercatat lubangnya belum sebesar sekarang. Kemungkinan karena faktor alamlah yang menyebabkan gerbang neraka semakin lebar dan lingkungan sekitarnya menjadi ikut mengalami perubahan suhu.

Disarankan pada seluruh wisatawan yang hendak mengunjungi Gerbang Neraka di Uzbekistan untuk membawa pelindung wajah, air minum yang cukup, dan tidak berada di lokasi dalam jangka waktu yang sangat lama. Cukuplah kiranya lima sampai sepuluh menit saja untuk mengintip lubang gerbang neraka. Karena suhunya yang sangat panas, kamu bisa mengalami dehidrasi dua kali lebih cepat dari biasanya. So, hati-hati ya.

, , , ,
Post Date: Monday 14th, May 2018 / 08:00 Oleh :
Kategori : Uzbekistan