Masjid Sultan Omar Ali Saifuddin , Tempat Wisata Religius Di Brunei Darussalam

sultan-omar-ali-saifuddien-mosqueBila Anda punya kesempatan untuk mengunjungi tempat wisata di seluruh dunia, seperti tempat wisata di Paris sampai Eropa jangan lewatkan untuk mengunjungi Brunei Darussalam. Tempat wisata di Brunei Darussalam ternyata memiliki banyak sekali kisah yang epic di baliknya, khususnya di area Bandar Seri Begawan, di mana di sana ada sebuah objek wisata religius Masjid Omar Ali Saifuddien.

Dari penamaannya, sudah bisa diduga bahwa masjid tersebut menyimpan sejarah yang besar. Wibawa masjid dari kejauhan juga memperlihatkan bagaimana orang-orang menghormatinya sehingga memperlihatkan karisma masjid dengan menonjolkan ciri khas arsitekturnya, menjadi salah satu dari tempat wisata di Brunei yang harus dikunjungi.

Masjid Sultan Omar Ali Saifuddin dikenal sebagai masjid milik kerajaan Brunei Darussalam yang berdiri di Bandar Seri Begawan, ibu kota Brunei Darussalam. Masjid tersebut diakui sebagai salah satu masjid yang mengagumkan di Asia Pasifik. Selain sebagai ikon kota, Masjid Sultan Omar Ali Saifuddin menjadi daya tarik utama wisata di Brunei.

Bila memiliki kesempatan berwisata ke luar negeri, masukkan tempat wisata di Singapura, tempat wisata di kota macau, dan sekitar Hongkong juga Eropa sebagai tujuan holiday Anda.

Sekapur Sirih Masjid Sultan Omar Ali Saifuddin

Asal usul nama Masjid Sultan Omar Ali Saifudin diambil dari nama Sultan Brunei ke 28, yang pada waktu itu bergelar Omar Ali Saifuddien III. Arstiektur Masjid Sultan Omar Ali Saifuddin memadukan arsitektur Mughal dengan gaya Italia. Disain masjid dibuat oleh arsitekur Booty and Edwards Chartered refrensi desain dari arsitek dari negara Italia Cavaliere Rudolfo Nolli.

Masjid ini menjadi kebanggaan rakyat Brunei Darussalam dan menjadi simbol kemegahan serta kejayaan islam yang menjadi agama mayoritas dan agama resmi di Brunei Darussalam. Bagi siapa saja yang berada di bangunan Masjid Omar Ali Saifuddin, pasti bisa menyaksikan pemandangan kota Bandar Seri Begawan.

Keindahan Masjid Omar Ali Saifuddien

Sultan.Omar.Ali.Saifuddien.MosqueMasjid Omar Ali Saifuddien dibangun di atas kolam buatan di tepian sungai Kampong Anyer. Masjid dengan Menara kubah emas ini dilengkapi dengan taman dan air mancur, menciptakan suasana adem ke sekelilingnya. Sebuah taman yang indah sengaja dibangun di sekeliling masjid agar menampakkan wajah masjid yang ramah, indah, dan menyejukkan siapa saja yang mampir. Taman yang ada di sekeliling Masjid Omar Ali Saifuddien juga dijadikan lambang taman surgawi dalam kepercyaaan Islam masyarakat Brunei Darussalam.

Di area Masjid Omar Ali Saifuddien ada sebuah jembatang yang berjulur pada pusat laguna sampai Kampong Anyer. Tak hanya satu, ada jembatan yang berbeda berupa jembatan marmer yang menjulur ke bangunan lain yang merupakan replika Perahu Mahligai Kerajaan milik Sultan Bolkiah, pemimpin abad ke 16. Replika tersebut dibangun dalam rangka memperingati 1.400 tahun Nuzul Al-Quran. Ketika pembangunan telah selesai, gedung diresmikan dengan panggung Musabaqah Tilawatil Quran (lomba pembacaan Al-Quran) di Brunei.


Ciri Khas Utama Arsitektur Masjid Omar Ali Saifuddien

  1. Ciri khas utama dari arsitektur masjid omar ali saifuddien ialah bentuk kubahnya yang dilapisi emas murni. Kubah yang mengagumkan tersebut mengelilingi masjid yang memiliki tinggi 52 meter (171 kaki).
  2. Besar dan megahnya kubah tersebut bisa dilihat dari setiap sudut kota Bandar Seri Begawan.
  3. Selain itu, ada Menara masjid yang menjadi bagian tertingi dari masjid Omar Ali Saifuddien, banyak wisatawan yang ingin menaiki Menara tersebut, karena dari sana bisa melihat pemandangan secara lepas ke berbagai sudut kota. Untuk memudahkan pengunjung mencapai puncak Menara, di dalamnya dibangun lift yang memudahkan pengunjung naik ke puncak Menara.
  4. Arsitektur Masjid Omar Ali Saifuddien benar-benar unik karena memadukan unsur-unsur renaisans dari Italia dengan nuansa islami dari Mughal.
  5. Bagian interior masjid tersusun dengan indah, terdiri dari jendela kaca patri berneka warna, dengan pelengkung, separuh kubah, dan pilar-pilar yang terbuat dari marmer.
  6. Perlu diketahui bahwa hampir seluruh bagian masjid Omar Ali Saifuddien diimpor dari luar negeri.
  7. Bagian-bagian itu antara lain Marmer dari Italia, batu granit dari Shanghai China, lampu kristal dari Inggris, serta karpet dari Arab Saudi. 

Pendiri Masjid Omar Ali Saifuddien

Arsitek yang bertugas mendesain masjid ialah Cavalieri R Nolli, seorang arsitek berkebangsaan italia. Dalam konsep desainnya, ia menggabungkan arsitektur gaya Italia dengan arsitektur islam khas Mughal. Arsitektur Mughal sendiri merupakan aliran arsitektur yang bergaya campuran antara Islam, Persia, dan India yang berkembang pesat dari abad 16, 17, dan 18 karena ekspansi kerajaan India.

Berdasarkan dari konsep desain yang dibuat oleh Cavalieri R. Nolli, rencana pembangunan itu diteruskan oleh Booty dan Edwards Chartered yang bertugas membut detail rancangan pembangunan. Pekerjaan itu kemudian dikontruksi oleh Insinyur Sino-Malayan.

Lingkungan Sekitar Masjid Omar Ali Saifuddien

Masjid Sultan Omar Ali Saifuddien

Masjid Omar Ali Saifuddin dikelilingi oleh pepohonan hias dan taman bunga yang berwarna-warni. Dengan adanya taman dan pepohonan hias, lingkungan sekitar masjid menjadi terasa asri, membuat nyaman bagi siapa saja yang sempat mampir ke sana.

Desain masjid dengan marmer berwarna hijau membuat lingkungan di dalam masjid pun ikut terasa sejak. Anda pun bisa merasakan karpet yang lembut dan mewah, membuat suasana semakin damai. Di luar area, terdapat kolom marmer putih mengelili area wudhu. Sedangkan dindingnya, dilapisi dengan marmer warna biru dan emas, membuatnya nampak berkilauan dari kejauhan.

Selain itu, udara di sekitar masjid terasa sejuk, sehingga keadaan memikat kita untuk betah berlama-lama di area tersebut. Bila ingin lebih jeli dalam mengamati, Anda bisa melihat lampu gantung yang indah di dalam ruangan, di dindingnya terpasang jendela kaca parti mengelilingi dinding.

Di samping itu, ada kubah marmer yang diimpor dari luar negeri seperti Italia, Inggris dan Arab Saudi. Di dalam bangunan semi kubah dan lengkungan terukir Ayat-ayat Alquran. Desainnya makin lama dilihat akan menampakkan kedetailan arsitek dalam pembuatannya, seperti misalnya ubin dan lengkungan yang memiliki multiwarna.

Jembatan yang ada disekitar masjid ini juga memiliki desain yang unik karena bentuknya berkelok-kelok panjang dari masjid ke laguna. Dari jembatan tersebut, setiap orang bisa melihat pemandangan menakjuban dari desai air dan kompleks sekitar masjid.

Jam Buka

  • Jam berkunjung untuk non-Muslim: Sabtu-Minggu: 08: 00-12: 00, 13: 30-15: 00, 16: 30-17: 30;
  • Kamis: tutup sepanjang hari
  • Jum: 16: 30-17: 30
  • kegiatan keagamaan: tutup sepanjang ada kegiatan keagamaan

Tiket masuk

  • Tidak ada tiket masuk 

Akses ke Masjid Omar Ali Saifuddin

  1. Dari Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, menuju Bandara Bandar Seri Begawan
  2. Dari Bandara Bandar Seri Begawan, untuk lanjut ke Masjid Omar Ali Saifuddin, silahkan naik taksi dengan biaya sekitar Rp. 200.000.
  3. Beberapa hotel seperti Grand City Hotel bisa membantu Anda menyediakan transportasi gratis antara bandara dan hotel.
  4. Bus umum tersedia tepat di luar ruang kedatangan di Bandara Bandar Seri Begawan. Ada tanda jelas ‘Bas Awam / Bus Umum’ dengan tempat duduk.
  5. Naiklah Bus ungu nomor 23, 24, 36, 38 & 57 yang beroperasi antara bandara dan terminal bus di Bandar Seri Begawan dan harganya hanya B $ 1. Dibutuhkan sekitar 30 menit ke kota.

, , , ,
Post Date: Monday 12th, March 2018 / 04:21 Oleh :
Kategori : Brunei Darussalam