5 Bangunan Bersejarah Di Kamboja Yang Wajib Dikunjungi

Kamu tahu tidak, negara apa saja yang termasuk dalam wilayah Asia Tenggara? Untuk tempat wisata, mungkin Indonesia, tempat wisata di Thailand, dan Singapura adalah tiga negara yang menawarkan banyak pilihan wisata yang menarik. Tapi tidak hanya itu, Asia Tenggara juga memiliki Kamboja, negara yang memiliki nilai sejarah tinggi, seperti beberapa daerah di Indonesia. Misalnya terdapat kuil atau candi dengan sentuhan nuansa agama Budha dan Hindu.

Kamboja sebenarnya masih dalam masa pemulihan teror prajurit Khmer. Negara ini memang memiliki sejarah yang panjang dengan Khmer. Alowisata tidak akan membahas dengan detail seperti apa perkembangan sejarah Kamboja. Tapi mari kita lihat Kamboja dari sisi pariwisatanya.

Negara ini termasuk dalam ASEAN, dan membangun kerja sama dengan negara lain dalam pembangunan negaranya, termasuk dari sisi pariwisata dan promosinya. Jika kamu tertarik mempelajari Kamboja sambil berwisata, cobalah mengunjungi 5 bangunan bersejarah di Kamboja ini. Kamu juga bisa melakukan perjalanan backpacker ke Kamboja.

  1. Angkor Wat

Angkor WatIndonesia dan Kamboja memiliki budaya serupa. Salah satu peninggalan bersejarahnya adalah kuil yang berbentuk seperti candi. Arsitekturnya tidak berbeda jauh dengan candi yang berada di Indonesia.

Pembangunan kuil ini terhitung sangat lama, yaitu sekitar 30 tahun di antara abad ke-6 sampai abad-13.  Sebenarnya kuil yang ada di daerah itu tidak hanya kuil ini saja. Tapi Angkor Wat lah kuil yang paling terkenal di kompleks tersebut.

Bangunan bersejarah di Kamboja ini terkenal hingga ke luar negeri. Jika kamu tertarik berkunjung, posisinya tepat berada di kawasan Yasodharapura, wilayah Siem Reap. Angkor Wat diartikan sebagai “Kuil Kota”. Sebelumnya Angkor Wat dinamakan Preah Pisnulok atau Vishnuloka.

Dilihat dari sejarahnya, Angkor Wat cukup menarik. Kuil ini mulanya dibangun sebagai tempat tinggal dewa dan dewi Hindu. Tetapi penyebaran agama Budha di Kamboja saat itu cukup kuat. Angkor Wat selanjutnya dialihfungsikan dari kuil agama Hindu menjadi agama Budha.

Ketika kamu berwisata ke tempat wisata di kamboja ini, kamu akan disuguhkan dengan pemandangan bak kerajaan zaman dahulu. Di mana bangunan penting suatu tempat dilindungi dengan parit yang mengelilinginya. Parit yang mengelilingi Angkor Wat selebar 180 meter. Sedangkan Angkor Wat sendiri memiliki luas sebesar 1.500 dan 1.300 meter. Jika memperhatikan dengan seksama, kamu akan takjub dengan ukiran khas mitologi Hindu, terutama yang berhubungan dengan Dewa Wisnu.

  1. Tung Sleng Genocide Museum and Killing Field

Tung Sleng Genocide Museum and Killing FieldNamanya terdengar menyeramkan ya? Bangunan bersejarah di Kamboja ini memang memiliki latar belakang yang membuat bulu kuduk kita bergidik. Tung Sleng Genocide Museum and Killing Field merupakan sebuah penjara dan tempat penyiksaan di masa kekuasaan Pol Pot.

Ada lebih dari 17.000 orang yang pernah disiksa dan dibantai di tempat ini. Museum dan Killing Field sebenarnya sedikit berjarak, sekitar 30 menit waktu perjalanannya. Tapi kamu dapat mengunjungi dua tempat ini, sekaligus dalam satu waktu. Untuk lebih memahami sejarah penyiksaan yang terjadi di Killing Field, kamu akan disuguhkan dengan audio tour dari kekejaman Pol Pot.


Diputarkan selama tur di lokasi sambil melihat 8ribu tengkorak yang disimpan di lemari kaca. Ada juga kuburan masal yang berjumlah 129 untuk korban-korban penyiksaan. Yang lebih menyedihkan, 43 kuburan masal di antaranya belum digali dengan benar dan dibiarkan seperti itu apa adanya. Kalau kamu tertarik mengunjungi bangunana bersejarah di Kamboja ini, datanglah ke daerah Choeng Ek.

  1. Bokor Hill Station

Bokor Hill StationKalau kamu tertarik dengan wisata horor, ada satu bangunan bersejarah di Kamboja yang wajib kamu kunjungi yaitu Bokor Hill Station. Menurut sejarahnya, bangunan ini merupakan resort tempat orang Eropa berlibur menikmati Phnom Penh hingga tahun 1940an. Selanjutnya bangunan ini berganti kepemilikan di tahun 1950 hingga 1960an. Tetapi pada tahun 1970 ditinggalkan oleh pemiliknya.

Itu bukan kali pertama Bokor Hill Station ditinggalkan. Pada tahun 1925, Bokor Hill Station juga pernah ditinggalkan oleh seribu pekerja dalam masa pembangunannya. Pada masa inilah, bangunan ini mulai menunjukan kehororannya.

Aura negatif yang horor dan berhantu masih dipancarkan hingga sekarang. Semakin terbengkalai bangunannya, justru semakin meningkat peminat wisatanya. Walaupun sedikit sulit mengakses Bokor Hill Station karena berada di area Taman Nasional.

  1. Museum Nasional Kamboja

Museum Nasional KambojaMuseum Nasional Kamboja mungkin terdengar seperti tempat wisata biasa. Tetapi bangunan ini menyimpan banyak sejarah yang ada di Kamboja. Misalnya peninggalan kerajaan Khmer seperti keramik, patung, perunggu, dan benda-benda etnografi lainnya. Bangunannya juga sangat tradisional menunjukan  budaya Kamboja dan bernuansa Thailand. Bentuknya unik dengan warna dominan merah tua dengan arsitektur seperti candi-candi Khmer.

Museum Nasional Kamboja dibangun sejak tahun 1917 hingga 1924. Tetapi sempat terbengkalai di tahun 1975 sampai 1979 pada masa kekuasaan rezim Khmer Merah. Pada saat itu, atap dan bangunannya sudah rusak dan bahkan menjadi sarang kelalawar.

Koleksinya juga banyak yang hilang karena dicuri atau hancur karena tidak terawat dengan baik. Alasan terbengkalainya museum ini karena sebagian besar pegawai museum tewas di masa rezim Khmer Merah. Padahal Museum Nasional Kamboja didirikan untuk melestarikan dan menjaga pengetahuan masyarakat serta wisatawan tentang budaya Kamboja.

Tapi kamu tidak perlu khawatir. Saat ini Museum Nasional Kamboja sudah berdiri kembali di Phnom Penh. Bukan hanya koleksi sejarah yang dapat kamu amati, tetapi kamu yang beragama Hindu dan Budha dapat beribadah di sana. Selain itu, sering diadakan pameran tradisi dan budaya yan didukung oleh UNESCO. Tempat ini cukup memberikan gambaran mendalam mengenai Kamboja dan sejarahnya yang menarik.

  1. Kuil Ta Prohm

Kuil Ta ProhmJika kamu berkunjung ke Angkor Wat, lebih baik kamu mengunjungi bangunan sejarah di Kamboja yang berdekatan dengan Angkor Wat. Ada Kuil Ta Prohm yang berjarak satu kilometer ke arah timur Angkor Thom.

Tidak hanya termasuk bangunan bersejarah di Asia Tenggara, Kuil Ta Prohm ini masuk ke daftar situs warisan dunia UNESCO pada tahun 1992.  Bangunannya sudah sangat tua yaitu dibangun di akhir abad ke-12 oleh Raja Jayavarman VII Khmer yang berkuasa pada saat itu. Pada masa itu, kuil ini berfungsi sebagai biara Budha Mahayan.

Saat ini, Kuil Ta Prohm sudah tidak menjalankan fungsinya lagi. Bangunan ini bahkan sudah seperti menyatu dengan alam.


Tembok batu di bagian tengah kuil sudah ditumbuhi pohon dengan akar yang kuat. Tapi ini justru merupakan daya tarik Kuil Ta Prohm. Apalagi karena bangunan uniknya digunakan sebagai tempat adegan Angelina Jolie mengambil bunga meelati dan tersedot ke dalam tanah pada film Tomb Raider.

Sayangnya, karena kuil atau candi ini sudah sangat tua, dikhawatirkan dapat rapuh kapanpun. Oleh karena itu, pengunjung tidak lagi diperbolehkan untuk naik ke galeri wisatanya. Galeri sendiri dihubungkan dengan 39 menara. Tapi tidak masalah untuk mencoba datang ke Kuil Ta Prohm dan menikmati suasananya. Tempat wisata ini juga dilengkapi dengan resto yang menyajikan makanan khas Kamboja agar pengunjung dapat makan siang di sana.

, , ,
Post Date: Wednesday 01st, August 2018 / 06:16 Oleh :
Kategori : Kamboja