5 Tips Jalan-Jalan Ke Shanghai Yang Paling Berguna

Jalan-jalan ke Shanghai mungkin jadi impian semua orang. Beberapa tempat wisata di dunia ini seperti tempat wisata di Eropa menjadi objek wisata yang diinginkan oleh semua orang. Ada beragam tempat bersejarah, hiburan, dan wahana-wahana menarik yang harus dijajal di tempat-tempat wisata di seluruh dunia ini.

Nah, bagi Anda yang ingin jalan-jalan ke Shanghai, persiapkan diri Anda dengan perbekalan yang yang tepat dan persiapkan pula berbagai macam informasi tentang Shanghai. Walaupun Shanghai merupakan salah satu bagian dari tempat wisata di China, namun tetap saja, Shanghai berbeda dengan tempat wisata di SantoriniYunani atau pun Hongkong.

Berikut tips jalan-jalan ke Shanghai yang musti Anda perhatikan:

1. Bawa Alas Kaki yang Nyaman

Flip-Flops

Sama halnya ketika jalan-jalan ke tempat wisata di Thailand, jalan-jalan ke Shanghai pun butuh persiapan, mulai dari pernak-pernik kecil sampai pada dokumen-dokumen penting yang dibutuhkan untuk menjamin perjalanan Anda tetap aman. Barang bawaan yang paling utama untuk diperhatikan untuk menunjang acara jalan-jalan ke Shanghai ialah bawalah alas kaki yang nyaman.

Alas kaki merupakan benda penting agar kita bisa berjalan-jalan dengan nyaman di sekitar tempat wisata. Alas kaki yang nyaman membuat kita tidak merasa lekas lelah selama berjalan-jalan, malahan alas kaki yang nyaman dan cocok dibawa ke mana-mana akan membuat wisata mu jadi lebih nyaman.

Jalan-jalan dengan alas kaki yang nyaman merupakan hal krusial yang dalam menikmati sebuah acara jalan-jalan. Lebih nyaman dengan alas kaki seperti sandal gunung atau sepatu yang kuat dan nyaman untuk membuatmu mudah berlari naik kendaraan umum jika kamu datang sendirian dengan cara backpacker ke Shanghai.

Membeli sandal di tempat wisata bisa jadi membuatmu harus membayar mahal. Karena itulah disarankan untuk membawa alas kaki andalan Anda dari rumah.

2. Waktu yang Tepat untuk Berkunjung

Shanghai

Selain sandal atau sepatu yang nyaman, sebaiknya Anda juga memperhatikan waktu kunjungan di waktu yang tepat. Bila ingin tahu kapan waktu berkunjung yang terbaik ke Shanghai, pada umumnya orang akan menyarankan pada saat musim semi dan musim gugur. Musim semi terjadi pada Maret-Mei, sedangkan musim gugur terjadi pada September-November.

Bila datang sebelum atau setelahnya, Anda akan menjumpai musim yang sangat dingin. Tidak baik bukan datang untuk bersenang-senang tapi malah kedinginan. Jadi datanglah saat musim dingin sudah lewat, sebab bagi orang tropis seperti kita menjaga suhu tubuh tetap hangat adalah yang terbaik.


Beda lagi ketika musim panas tiba, suhunya sangat esktrim. Buat kita yang belum terbiasa dengan suhu ekstrim, pasti akan mengalami kesulitan, jadi lebih baik datang diwaktu yang terbaik.

3. Persiapkan diri untuk Inspeksi di Setiap Stasiun Subway dan Bandara

subway-shanghai

Sebelum berangkat kumpulkan informasi soal keamanan berbagai tempat, seperti subway dan bandara. Di Hongkong, Shanghai dan lain sebagainya, di dataran Cina, semua area umum pasti akan dijaga dengan ketat, terutama Stasiun dan Bandara untuk menghindarkan negaranya dari kedatangan teroris dan lain sebagainya.

Sedikit informasi untuk diketahui sebagai sebuah persiapan, setiap masuk stasiun subway di Shanghai akan selalu ada inspeksi lengkap. Dimulai dari barang bawaan akan dipindai dengan scanner, sampai pada botol air minum yang juga akan diperiksa, Anda akan diberi pertanyaan mau diperiksa atau jawab pertanyaan dengan jujur. Sebaiknya jawab dengan jujur atau persilahkan petugas untuk memeriksanya dengan scanner. Hal ini akan menghindarkan Anda dari bahaya kecurigaan.

Jika di stasiun subway ketat, apalagi yang ada di Bandara, keamanan juga ditingkatkan untuk menjamin keamanan negara. Petugas akan selalu standbay untuk memeriksa setiap pendatang. Tidak hanya barang-barang yang akan diperiksa, aturan juga diperketat sampai ke badan. Petugas akan melakukan inspeksi badan untuk memastikan semuanya aman.

4. Persiapkan air minum yang banyak

air-minum

Saat jalan-jalan ke Shanghai, Anda akan membutuhkan banyak sekali air minum jadi persiapkan saja air minum yang banyak agar Anda tidak perlu berkali-kali membeli. Bagaimanapun air minum di tempat wisata harganya akan jauh lebih mahal daripada di tempat-temapt lain, lagi pula rasa hasu bisa datang tiba-tiba.

Anda bisa menemukan penjual air minum botolan di luar subway, ada beragam air minum dengan botol berlabel biru yang biasanya CNY2, sementara yang label merah merupakan CNY3. Tidak hanya di Indonesia saja ada penjual air minum kaki lima, di Shanghai pun juga ada banyak, jadi Anda tidak sebetulnya tidak perlu khawatir akan kesulitan untuk mendapatkan air minum.

Persiapkan air minum lebih banyak lagi ketika Anda datang di musim panas, karena seperti yang sudah kita duga bahwa musim panas di negara lain akan terasa panas sekali, cuaca ekstrim bisa membuat kita kelabakan, apalagi jika kita belum terbiasa dengan cuaca panas di Shanghai.

5. Awali perjalanan ke Shanghai dengan mengunjungi landmark kota Shanghai

Oriental-Pearl-TV-Tower-7

Jalan-jalan ke Shanghai harus diawali dari mengunjungi landmark kota Shanghai. Tidak lengkap rasanya jika tidak melihat pemandangan sebuah kota yang terkenal dari ketinggian, atau dari ikon wisata lain yang menjanjikan untuk mendapatkan kenangan yang semestinya ketika berkunjung ke suatu kota untuk berwisata.

Salah satu landmark nomor satu yang harus dikunjungi ialah Oriental Pearl TV Tower, sebuah menara berketinggian 468 meter yang terletak di Lujiazui, Distrik Pudong. Dari menara ini, Anda bisa menyaksikan oemandangan seluruh kota Shanghai dan mengabadikannya dalam sebuah foto.

  • Menara Oriental Pearl TV Tower menyediakan teropong yang dapat membantu setiap wisatawan untuk melihat pemandangan. Selain melihat pemandangan ada area khusus di mana Anda yang suka tantangan dapat menguji nyali dengan naik ke bagian yang berketinggian 259 meter dan lantainya terbuat dari kaca.
  • Dari lantai tersebut, Anda bisa langsung menengok ke bagian bawah, melihat pamandangan kota dari atas sana.
  • Oriental Pearl TV Tower buka sejak pagi jam delapan sampai malam jam setengah sepuluh. Harga tiket per orangnya 120 Yuan (Rp 240.000). harga tiket tersebut sidah termasuk tiket masuk ke Shanghai Municipal History Museum.
  • Jadi, setelah puas melihat pemandangan dari tower ini, silahkan lanjutkan perjalanan ke landmark kota lainnya yaitu ke lantai bagian bawah menara yaitu Shanghai Municipal History Museum yang menyimpan berbagai macam benda bersejarah milik Shanghai.
  • Dari Museum ini Anda bisa melihat destinasi wisata, sejarah sebuah tempat, sampai pada perkembangan kota metropolitan Shanghai. 

  • Sisanya, mampirlah ke The Bund untuk menikmati pemandangan kota dari bawah. The Bund merupakan sebuah destinasi wisata yang berada di dermaga, sebuah area pinggir Sungai Huangpu.
  • Di sini, Anda bisa melihat-lihat bangunan kuno sekaligus yang modern. Ada beberapa patung yang dibangun dengan tingkat artistik yang cukup baik, seperti patung Chen Yi.
  • Patung tersebut dipersembahkan kepada seorang tokoh Kota Shanghai dengan nama yang sama. selain melihat benda-benda bersejarah, seperti patung, bangunan kuno dan sekaligus perwakilan arsitektur modern di Shanghai.
  • Anda pun bisa menyusuri Sungai Huangpu dari kawasan The Bund dengan naik kapal feri yang beroperasi sejak jam sembilan pagi sampai jam sembilan malam.
  • harga tiket kapal feri hanya 2 Yuan sampai 12 Yuan (Rp 4.000-24.000). Penentuan harga tergantung sebera jauh Anda ingin menempuhnya.

, , ,
Post Date: Thursday 03rd, May 2018 / 08:02 Oleh :
Kategori : Tiongkok