Damnoen Saduak Floating Market , Wisata Pasar Terapung Teramai Dan Terbesar Di Asia Tenggara

Dengan banyaknya kuil beserta pagoda di Negara Thailland, negara di kawasan Asia Tenggara ini mendapat julukan Negeri Seribu Pagoda dan salah satu tempat wisata di thailand. Rupanya selain terkenal dengan kuil dan pagoda, Thailand juga mempunyai pasar terapung  yang menarik untuk dikunjungi.

Rasanya tidak lengkap jika ke Thailand tanpa mengunjungi pasar terapung atau yang biasa dikenal dengan floating market. Salah satunya adalah Damnoen Saduak Floating Market yang berlokasi di Daerah Damnoen Saduak, tepatnya 100 kilometer di bagian barat daya kota Bangkok.

Pasar Terapung terbesar dan teramai di Asia Tenggara ini masuk dalam wilayah provinsi Ratchaburi. Damnoen Saduak Floating Market telah menjadi destinasi favorit wisatawan lokal maupun luar negeri ketika berkunjung tempat wisata di Bangkok. Bahkan pasar terapung satu ini juga dijuluki sebagai pasar terapung terkenal di Thailand.

Sejarah Damnoen Saduak Floating Market

Damnoen Saduak Floating Market merupakan kanal terpanjang di Thailand yang dibangun atas  perintah Raja Rama IV Thailand pada tahun 1866. Konon, kanal ini terinspirasi dari sungai dan kanal-kanal yang berada di Venesia, Italia. Dulunya, pembangunan kanal ini digunakan untuk menghubungkan Sungai Mae Klong dengan Sungai Tha Chin yang mendukung transportasi dan perdagangan.

Pembangunan kanal ini dilakukan di sebuah tanah yang diyakini merupakan tanah baik untuk menanam berbagai jenis buah dan sayur-sayuran. Kanal ini pembangunannya memakan waktu selama 2 tahun dan selesai pada masa pemerintahan Raja Rama V. Dengan panjang 32 kilometer, kanal ini memiliki lebih dari 200 cabang anak sungai.

Damnoen Saduak Floating Market mulai populer pada 1971-1973 ketika sungainya dipenuhi petani dengan perahu yang menjual barang dagangannya. Hingga kini, begitulah cara perdagangan di Pasar Terapung Damoen Saduak ini.

Keindahan Damnoen Saduak Floating Market

Layaknya pasar pada umumnya, Damnoen Saduak Floating Market sangat ramai dan berisik pada pagi hari. Hal inilah yang menjadi daya tarik tersendiri dari pasar terapung ini karena mempunyai warna khas yang menyenangkan. Di pasar terapung ini kamu dapat menyewa perahu motor dari dermaga kecil. Letaknya berada di sepanjang jalan gerbang masuk.

Damnoen Saduak Floating Market merupakan sebuah pasar terapung yang sangat lengkap. Di sini kamu dapat menemukan pasar loak, kaki lima, wisata alam dan taman hingga tempat berbelanja. Pasar yang merupakan pasar tradisional warga setempat ini semua aktvitasnya dilakukan di atas perahu. Jika berkunjung ke pasar terapung satu ini kamu dapat menelusuri kanal panjang dari atas perahu selama 2 jam saja.


Sambil menelusuri kanal, kamu pun dapat membeli berbagai jenis makanan dan minuman lezat yang menggiurkan. Kamu perlu mencoba kuliner khas Thailand seperti

  • mango sticky rice
  • manisan
  • seafood
  • sate
  • soft drink berupa buah kelapa muda.

Selain itu, banyak juga pedagang buah dan sayur segar yang menjajakan dagangannya. Dari mulai

  • duku
  • jeruk
  • mangga
  • jambu
  • kelengkeng
  • hingga buah naga yang sangat besar

Semua makanan dan minuman tersebut dapat kamu santap dalam perahu sambil menikmati pemandangan pasar terapung ini. Tidak hanya beraneka makanan dan minuman, tetapi kamu juga dapat membeli bermacam-macam souvenir unik khas Thailand. 

Pasar terapung Damoen Saduak merupakan pasar terapung yang sangat ramai seperti Koh Lipe yang juga ramai pengunjung. Di sini kamu dapat melihat betapa sibuknya para pedagang yang menjajakan dagangannya. Bahkan kanal di pasar terapung ini akan sangat sesak dengan perahu dagang maupun perahu turis. Tak jarang, di perempatan atau pertigaan kanal terjadi kemacetan.  Dikarenakan kanal yang dilalui sempit sementara perahu-perahu yang melewatinya sangat banyak maka banyak pula perahu yang berhenti total.

Pasar terapung ini terdiri dari 3 pasar yang lebih kecil yakni

  • Ton Khem
  • Hia Kui
  • Khun Phitak

Ton Khem merupakan pasar terbesar yang berada di kanal Damnoen Saduak. Sementara Hai Kui terhubung dengan kanal Damnoen Saduak yang menjual beraneka souvenir pada grup tour besar. Sedangkan Khun Phitak letaknya sekitar 2 kilometer dari Hia Kui dan merupakan pasar paling kecil yang tidak begitu ramai.

Pasar terapung yang ramai ini sering disebut sebagai pasar jebakan bagi turis karena harganya yang sangat mahal. Tawar-menawar sudah biasa dilakukan di pasar terapung ini, biarpun biasanya harga makanan dan souvenir sudah dipatok dengan harga tetap. Walaupun pasar terapung satu ini tidak menjual barang-barang asli, namun masih menjadi destinasi favorit turis lokal maupun luar negeri.

Damnoen Saduak Floating Market dan James Bond Island juga pernah digunakan dalam beberapa film terkenal. Adegan kejar-kejaran di kanal dalam film “The Man with the Golden Gun” dengan Roger Moore sebagai James Bond menggunakan pasar terapung ini. Selain itu, film Bangkok Dangerous yang dibintangi Nicolas Cage juga menggunakan Damnoen Saduak Floating Market.

Jam Buka Damnoen Saduak Floating Market

  • Senin – Kamis 00 – 14.00
  • Jumat – Minggu 08.00 – 17.00

Akses Menuju Damnoen Saduak Floating Market

Damnoen Saduak Floating Market terletak di Daerah Damnoen Saduak, Ratchaburi 70130, Thailand. Untuk menuju Pasar Terapung Damnoen Saduak, kamu dapat menempuh beberapa alternatif kendaraan, diantaranya:

Menggunakan Bus

  1. Kamu dapat menggunakan bus berAC maupun bus non AC dari Terminal Sai Tai Mai (Bangkok Southern Terminal) dari Damnoen Saduak setiap hari.
  2. Waktu tempuh perjalanannya sekitar 1 jam.
  3. Kamu juga dapat menggunakan bus dari Bangkok – Phetchaburi, Bangkok – Hua Hin, Bangkok – Ratchaburi dan Bangkok – Prachuap Kiri Khan.
  4. Kamu dapat menuju persimpangan jalan Bang Pae dimana bus lokal Damnoen Saduak tersedia setiap 10 menit.

Menggunakan Mobil

  1. Jika kamu menggunakan mobil, maka dapat mengambil Pinklao –Nakhon Chai Sri (Highway 338) dan belok kanan ke Amphoe Damnoen Saduak.
  2. Atau kamu juga dapat mengambil Jalan Phet Kasem (Highway 4) melewati Bang Kae Sampran Riverside, Nakhon Chai Sri, Nakhon Pathom.
  3. Tepat pada 83 kilometer, ambil arah sebelah kiri ke Highway 325 untuk kilometer 25.
  4. Rute lainya menggunakan mobil adalah melewati Thonburi – Jalan Pak Tho (Highway 35) kemudian melewati Samut Sakhon dan mengambil arah kanan pada Samut Songkhram (Highway 326) sebelum belok ke Highway 325.

Tips Berkunjung ke Damnoen Saduak Floating Market

  1. Pasar terapung satu ini buka setiap hari, namun disarankan untuk berkunjung pada akhir pekan. Alasannya pada akhir pekan lebih banyak penjual dan area kuliner yang buka daripada hari biasa.
  2. Waktu terbaik untuk mengunjunggi Damnoen Saduak Floating Market adalah pagi hari sektar pukul 7-9.
  3. Pintar-pintarlah menawar tarif perahu motor karena cukup mahal yakni 1500-2000 baht atau sekitar Rp 600-800 ribu untuk satu jam. 

  4. Jika mau lebih hemat, bisa menyewa perahu dayung dengan harga sekitar 100-150 baht untuk mengeliligi sungainya. Namun, kekurangann perahu dayung tidak bisa menempuh jarak jauh layaknya perahu motor.
  5. Jangan lupa membawa kamera untuk mengabadikan segala kegiatan di area pasar terapung yang begitu sibuk dan ramai.
  6. Kamu perlu mempersiapkan bahasa tubuh yang baik karena Bahasa Inggris di pasar terapung ini tidak digunakan. Tetapi tak perlu khawatir juga karena pedagang di Damnoen Saduak sudah menyediakan kalkulator untuk menunjukkan harga.
  7. Anda harus pandai-pandai menawar untuk mendapatkan harga rendah jika berkunjung ke pasar terapung satu ini.
  8. Sebaiknya bawalah uang tunai karena lokasi ATM dari pasar sangat jauh.
  9. Jika kamu berwisata dalam grup kecil, maka menyewa taksi dari kawasan penginapan di pusat kota Bangkok adalah ide terbaik. Untuk transportasi pulang-pergi dengan taksi ini dipatok antara 600-800 baht.

Jika berlibur ke Bangkok, Thailand jangan melewatkan untuk berkunjung ke Damnoen Saduak Floating Market. Pasar terapung teramai, tersibuk dan terbesar di Asia Tenggara ini akan menghadirkan sensasi kuliner khas pasar terapung yang benar-benar menakjubkan. Jangan lupa untuk tawar-menawar karena harga yang ditawarkan akan sangat mahal dan tidak masuk akal.

, , , ,
Post Date: Friday 23rd, March 2018 / 04:30 Oleh :
Kategori : Thailand