Istana Osaka, Destinasi Wisata Paling Indah Di Osaka Jepang

Istana Osaka-Destinasi wisata Istana Osaka terkenal juga dengan sebutan Taman Istana Osaka dan juga tempat wisata di jepang . Dari kejauhan istana ini nampak megah sekali, istana ini memiliki Menara utama yang menjulang tinggi sampai dapat terlihat dari kejauhan. Menara beserta istana tersebut dilindungi oleh pemerintah Jepang dan menjadi simbol kota Osaka.

Lokasi Taman Istana Osaka berada di distrik Chu-oku, kota Osaka. Istana ini menempati kontur geografis tertinggi di wilayah Uemachi, sehingga bila dibandingkan dengan bangunan lainnya, istana ini nampak menjulang tinggi.

Sejarah Istana Osaka

istana osaka

Sebelum pemerintahan modern mengambil alih kekuasaan, Jepang memiliki pemerintahan di bawah kekaisaran sampai zaman Edo. Sampai pada jaman Edo, Istana Osaka berfungsi sebagai istana dan benteng keamanan. Istana Osaka yang Anda lihat saat ini merupakan hasil dari pemugaran yang dilakukan sampai beberapa kali.

Meskipun demikian, bentuknya tetap menyerupai bangunan awal Istana Osaka pada jaman Azuchi Momoyama. Istana Osaka masih dikelilingi oleh parit bagian dalam yang disebut dengan Uchobori dan parit bagian luar yang dinamakan Sotobori. Parit ini mengalirkan air yang berasal dari Sungai Yodo.

Pada zamannya, menara utama Istana Osaka terdiri dari lima tingkat dan masing-masing atapnya dilapisi dengan emas. Lapisan emas itu kini sudah tidak bisa dilihat karena Istana Osaka telah mengalami pemugaran berulang kali. Parit yang mengelilinginya juga mengalami penggalian lebih dalam, dan juga ditambah menjadi tiga lapis parit sebagai upaya pertahanan bagian dalam istana.

Kehancuran Istana Osaka

Kehancuran terbesar Istana Osaka terjadi pada jaman Tomoyotomi Hideyori, karena dianggap telah menodai perjanjian damai dengan Tokugawa Ieyasu. Sebagai tokoh yang berkuasa pada masa itu, Tokugawa Ieyasu mengirim pasukan untuk menyerbu Istana Osaka. Hasilnya, Istana Osaka jatuh ke tangan Tokugawa Ieyasu pada tahun 1615.

Di bawah kepemimpinanya, pengelolaan Istana Osaka dipercayakan kepada Tokugawa Hidetada. Anak Ketiga dari Ieyasu inilah yang kemudian melakukan pemugaran kembali Istana Osaka menjadi bangunan yang menyerupai bangunan aslinya di awal mula dibangun. Ia mempercayakan kontruksi kembapi ada 64 daimyo.

Restorasi Meiji

Pemerintahan terus berganti, tibalah pemerintahan baru Meiji. Pemerintah baru Meiji juga mendapatkan Istana Osaka. Akan tetapi pada masa restorasi Meiji, Istana Osaka digunakan sebagai pusat militer dan melarang orang awam masuk ke lingkungan istana.

Jadilah Istana Osaka sebagai tempat yang horor bagi lingkungan sekitar. Perubahan terjadi ketika pemerintahan modern menjadi penguasa Jepang. Pada tahun 1928, Istana Osaka kembali mengalami pemugaran dan dibangun sesuai dengan misi utamanya sebagai istana. Pembangunan tersebut diprakarsai oleh wali kota Osaka yang bertugas pada saat itu, bernama Seki Hajime. Pembangunannya menelan dana sebanyak 1.500.000 yen.


Pemugaran tidak terjadi hanya sekali di jaman modern, tapi terjadi lagi pada tahun 1931 hingga sekarang masih dilakukan pemeliharaan secara signifikan, hingga akhirnya nampaklah Istana Osaka yang sangat mirip dengan Istana Osaka yang didirikan oleh Tomoyotomi Hideyoshi, pendiri pertama Istana Osaka. Rekontruksi itu dilakukan berdasarkan data arkeologi.

Istana Osaka kembali rusak setelah rekontruksi tahun 1931, kali ini bukan karena perang seperti sebelumnya melainkan karena adanya angin topan yang melanda istana pada tahun 1950. Pemerintah Jepang pun kembali serius melakukan proyek restorasi dengan melakukan penggalian arkeologi. Usaha itu membuahkan hasil berupa penemuan sisa-sisa reruntuhan bangunan pada masa Toyotomi Hideyoshi.

Anda bisa melihat hasil restorasi yang dilakukan secara bertahap itu sekarang. Meskipun demikian, seperti halnya bangunan bersejarah lainnya, letak pasti Istana Osaka juga belum terkuak hingga sekarang. Letak Istana Osaka yang Anda ketahui saat ini sebenarnya merupakan perkembangan dari generasi ke generasi, sedangkan letak Istana Osaka yang sesungguhnya dari generasi pertama masih belum ditemukan, kemungkinan berada di bawah jalan raya atau bahkan berada di kompleks perkantoran Osaka Business Park (OBP) yang jauh dari jangkauan penggalian arkeologi. 

Hal-hal Menarik di Istana Osaka

Apa saja yang menarik di Istana Osaka? Simak beberapa hal berikut yang akan membuat Anda tercengang:

  • Pintu Gerbang Otemon

Pintu Gerbang Otemon merupakan pintu masuk wisatawan ke seluruh kompleks istana. Di atas Pintu Gerbang Otemon terdapat menara pengawas yang disebut Tamon Yagura. 

  • Pintu Gerbang Bunga Sakura (Sakuramon)

Pintu gerbang ini diperkuat dengan tembok yang terbuat dari batu dan sebuah Menara pengawas.

  • Ichiban Yagura dan Rokuban Yagura

Ichiban Yagura dan Rokuban Yagura merupakan sisa-sisa menara pengawas yang masih ada di Istana Osaka yang berhasil di rekontruksi ulang oleh pemerintah.

  • Sumur Kinmeisui

Sampai sekarang, sumur tersebut tak pernah kering, selalu tergenangi air. Banyak yang percaya bahwa di dasar sumur Kinmeisui terdapat banyak kepingan emas sebagai penawar racun, untuk berjaga-jaga seandaianya ada musuh yang berusaha meracuni air melalui sumur.

  • Menara Pengawas Inui (Inui Yagura) dan Taman Nishinomaru

Menara Pengawas Inui disebut-sebut Menara pengawas yang panjang umur dan menjadi bangunan tertua di kompleks Istana Osaka. Di sekitarnya terdapat taman bernama Taman Nishinomaru yang bisa menjadi pelepas lelah sesaat bagi wisatawan yang lelah berkeliling ke seluruh bagian Istana Osaka.

  • Wilayah Ninomaru dan Jembatan Gokurakubashi

Tempat favorit wisatawan untuk mengambil swafoto berada di wilayah Ninomaru dan Jembatan Gokurakubashi yang berada di area Parit Dalam (Uchibori). Setiap kali wisatawan berkunjung ke Istana Osaka, jembatan ini selalu ramai dengan mereka yang berhenti sejenak untuk mengambil foto.

Bila sudah sampai di sana, tengoklah sisi timur Ninomaru. Di sana Anda akan melihat keindahan Taman Bunga Plum. Taman itu memiliki lebih dari seribu batang pohon plum dari 80 jenis tanaman plum. Tempat itu akan ramai pada saat bunga Plum mekar, yakni di rentang bulan Januari sampai Maret. Saat mekar, bunga plum akan mengeluarkan bau harum yang amat khas.

Jam Buka

  • Jam buka setiap hari Pkl 09.00 AM–05.00 PM

Harga Tiket

  • Agar bisa masuk pengunjung harus membayar tiket sebesar 600 Yen setara dengan kurang lebih Rp66.000 untuk dewasa

Akses ke Istana Osaka

Istana Lokasi beralamat di 1-1 Osakajo, Chuo-ku, Osaka 540-0002, Prefektur Osaka. Apabila Anda hendak mejangkau lokasi tersebut, Anda tak perlu risau karena ada banyak cara yang bisa ditempuh dari berbagai lokasi.

Istana Osaka sebetulnya tidak jauh dari Bandara Internasional Kansai, di samping itu Kota Osaka juga dekat dengan Kyoto dan Nara. Dengan demikian, Anda bisa menjangkau ketiga lokasi tersebut terlebih dahulu kemudian transit ke Istana Osaka menggunakan kendaraan terdekat atau berjalan kaki.

  • Rutenya dimulai dari naik Hanshin Expressway Wangan Line/ Higashi Osaka Line ke Hoenzaka Interchange dari Rinku Junction stasion. Perjalanan dari satu stasiun ke stasiun lainnya butuh waktu selama 45 menit.
  • Rute dari Bandara Internasional Kansai ke Istana Osaka dengan kereta api ialah mulai dari Stasiun Kansai-kuko naiklah Nankai Kuko Line – Super Express, perjalanan akan Anda tempuh selama 38 menit, kemudian Anda harus transit terlebih dahulu di Stasiun Namba ganti sebelum melanjutkan perjalanan naik Subway Midosuji Line, selanjutnya Anda masih harus transit di Stasiun Honmachi.
  • Perjalanan yang akan Anda tempuh menggunakan Subway Midosuji Line sampai ke Stasiun Honmachi hanya tiga menit, setelah itu transit lagi menaiki Subway Chuo Line untuk kemudian turun di Stasiun Tanimachi 4-chome 

  • Lanjutkan sampai ke Stasiun Kansai-kuko menggunakan JR Kansai Kuko Line/Hanwa Line–Super Express (30 menit) transit di Stasiun Tennoji ganti menggunakan JR Osaka Loop Line (11 menit) turun di Stasiun Osakajo Koen
  • Kedua mencoba akses melalui Stasiun Shin-Osaka ke Istana Osaka, yang harus Anda lakukan ialah dari Stasiun Shin-Osaka naiklah JR Tokaido Line, perjalanan akan Anda tempuh selama empat menit untuk selanjutnya transit di Stasiun Osaka untuk naik JR Osaka Loop Line (Outer Loop), waktu tempuh kurang lebih sembilan menit dan Anda harus turun di di Stasiun Osakajo Koen.
  • Apabila Anda sudah sampai di Stasiun Osakajo Koen Anda bisa berjalan kaki atau menyewa taksi menuju Istana Osaka yang beralamat di 1-1 Osakajo Chuo, Osaka, Osaka Perfecture. Bagi Anda yang berkendara sendiri ikuti rute dari Stasiun Osakajo Koen silahkan berjalan lurus ke arah utara sejauh 500 meter di pertigaan Shiromi, kemudian belok kiri sejauh 500 meter melewati Hiyori IMP Osaka dan Osaka Business Park, lurus terus sampai Anda menemukan Taman Istana Osaka.

Sebenarnya masih banyak tempat yang bisa kita jelajahi di negara ini dan negara lainya yang dapat kamu kunjungi seperti ini seperti:

, , , ,
Post Date: Tuesday 06th, February 2018 / 09:25 Oleh :
Kategori : Jepang