13 Tempat Wisata Di Pohang Favorit Wisatawan

Setiap negara pasti memiliki kebudayaan dan tradisi unik yang diturunkan turun temurun bahkan sejak jaman nenek moyang. Begitu pun dengan destinasi wisatanya, setiap negara saat ini berlomba-lomba menampilkan dan memperkenalkan tempat wisata untuk menarik pengunjung. Salah satunya Pohang yang berada di Korea Selatan dan terletak di Gyeongsang Utara.

Pohang adalah wilayah terbesar di Korea Selatan dan memiliki jumlah penduduk tertinggi di Gyengsang Utara. Namun siapa sangka jika tempat ini memiliki destinasi wisata yang eksotis nan menarik, untuk itulah mari simak daftar tempat wisata di Pohang berikut ini! eitss, sebelum liburan simak juga Tips Penting Jalan-Jalan ke Korea Musim Dingin.

1. Yangdong Folk Village

Yangdong Folk Village

Tempat wisata di Pohang pertama adalah Kampung Rakyat Yangdong, Wolseong adalah sebuah pemukiman tradisional yang berada di antara Kota Gyeongju dan Pohang di provinsi Gyengsang Utara.

Berjarak sekitar 16 km sebelah utara Gyeongju, kampung Yangdong ini berada di Kecamatan Gangdong, Kabupaten Wolseong. Kampung ini terletak di pertemuan aliran sungai, yaitu antara Sungai Hyeongsan dan Sungai Allak yang mengalir menuju Laut Timur.

Untuk menuju tempat wisata di Pohang ini bisa melalui jalur tol maupun menggunakan kereta api. Tempat ini dikelilingi oleh perbukitan dan pegunungan, ada Gunung Seolchang di timur laut, dan Gunung Seongju di sebelah tenggara.

Inilah kampung utama dari marga Son dan Yi, selain itu pada masa lampau ada banyak marga berpengaruh yang berpusat di daerah ini. Seperti marga Yu, Oh, dan Jang, kampung Yangdong juga masih mempertahankan kehidupan tradisional di mana rumah-rumahnya masih bergaya tradisional yaitu rumah hanok.

Beberapa di antaranya adalah rumah pribadi, vila, dan pendopo yang dilestarikan sebagai aset nasional. Bangunan tradisional di tempat ini adalah yang terbanyak ke dua di Korea setelah Kampung Rakyat Hahoe, Andong.

Bahkan ada 15 rumah yang berusia lebih dari 500 tahun dan memperlihatkan ciri arsitektur masyarakat Gyeongsang. Warga di perkampungan yangdong pun juga masih mempertahankan kehidupan tradisional berdasarkan norma-norma Konfusianisme.

2. Oeosa Temple

Oeosa Temple

Tempat Bersejarah Di Korea ini pertama kali didirikan pada Periode Silla di bawah pemerintahan Raja Jinpyeong pada 579 M hingga 632 M. Awalnya kuil ini bernama Kuil Hangsasa, di balik pergantian namanya menjadi Kuil Oesa terdapat kisah menarik.

Yaitu mengenai para biksu Hyegong dan Wonhyo yang pada suatu hari mencoba untuk menghidupkan kembali dua ikan yang berenang di danau. Namun hanya salah satunya saja yang berhasil hidup kembali, kemudian keduanya saling mengklaim bahwa mereka orang yang berhasilkan menghidupkan kembali ikan tersebut.

Sejak hari itulah salah satu tempat wisata di Pohang tersebut kemudian dikenal sebagai Kuil Oeosa yang berarti Kuil Ikan Saya. Untuk menuju kuil ini anda harus menempuh perjalanan berliku yang dikelilingi oleh pegunungan dan kolam buatan.

Selama perjalanan akan ada beberapa orang yang sering mendaki gunung sekedar untuk menikmati pemandangan atau mencari udara segar di Pohang. Setelah memasuki halaman kuil, akan ada paviliun lonceng yang dirancang agak terbuka. Ada juga bel Brahma besar yang terletak di tengah paviliun dan dihiasi Biseon yang indah.

Selain lonceng perunggu ini, ada juga gong ikan kayu yang memiliki desain unik. Di sebelah kiri bangunan ada asrama biarawan, pusat pengunjung, dan dapur kuil. Sedangkan aula utama sudah berdiri sejak 1741 dan semua sisinya di kelilingi oleh Shimu-do, Ox-Herding, dan mural.

Di luar gerbang tangga kuil ada sebuah tangga yang di bawahnya ada sungai yang indah dan mengalir di depan kuil. Kuil ini juga dilengkapi dengan sebuah museum yang menyimpan topi yang diakui sebagai Wonhyo-daesa, serta lonceng perunggu yang berasal dari tahun 1216.

3. Homigot Sunrise Square

Homigot Sunrise Square

Homigot bisa menjadi destinasi Tempat Wisata Di Korea Selatan Saat Musim Gugur. Yang berada di ujung paling timur dari semenanjung Korea yang dianggap sebagai ekor, jika menganggap semenanjung Korea sebagai harimau.

Saat Kim Jeongho membuat peta Daedongyeojido, ia mengunjungi tempat ini sebanyak tujuh kali untuk mengkonfirmasi bahwa daerah ini adalah bagian paling timur Korea. Menurut sumber dari Institut Astronomi dan Antariksa Korea, waktu matahari terbit Homigot pada tanggal 1 Januari adalah pukul 7.32 pagi.

Yang menjadikannya sebagai matahari terbit pertama setiap tahun di Korea. Plaza di tempat ini dibangun untuk mengenang temuan penelitian ini dengan mengadakan Festival Sunrise nasional. Tempat wisata terdekatnya yaitu mercusuar terbesar Korea, yaitu Mercusuar Homigot yang didirikan pada tahun 1908.

Ada pula monumen yang digunakan untuk memperingati patriotisme Lee Yuk-Sa dan juga ada sebuah pemandian air laut Daebo yang menggunakan air laut murni dari Laut Timur. Nantinya, kompleks wisata Homigot dan komples rekreasi laut khusus Homigot akan menjadi satu dan menjadi kompleks wisata terbesar di ditrik pantai timur.

Kompleks wisata ini akan mencakup akuarium laut, Ocean Ecological park, dan beberapa kios toko serta beberapa fasilitas tamabahan lainnya. Patung perunggu yang berbentuk dua bagian seperti sepasang tangan yang disebut Sangsaeng’s Hand dibangun pada bulan Desember 1999. Inilah simbol khas festival matahari terbit, tangan kiri  ada di darat dan tangan kanan ada di lautan.

Sangsaeng’s Hand dibangun untuk memberikan pesan bahwa semua orang hidup bersama dengan saling membantu seperti Sangsaeng. Yang memiliki arti hidup berdampingan dalam bahasa Korea, di pangkal ujungnya ada gambar matahari dan dua cincin bulat yang mengacu pada harmoni.

4. Pohang Jukdo Market

Pohang Jukdo Market

Awalnya pasar Pohang terbentuk dari pertemuan kecil vendor lokal yang menjual barang dagangan mereka di ladang alang-alang yang luas di Pohang Inner Harbor.

Saat ini, setelah lebih dari lima dekade berlalu, pasar kecil yang terbentuk dari perkumpulan beberapa orang itu menjadi salah satu pasar tradisional terbesar di daerah Gyeongsangbuk-do. Seiring perkembangannya, pengunjung kini juga dapat menemukan pasar ikan Jukdo.

Yang berjarak hanya 500 meter dari Ogeori yaitu jantung kota Pohang. Pasar tersebut adalah pasar terbuka terbesar di wilayah pantai timur yang mneyediakan ikan mentah di lebih dari 200 kios toko dan menawrkan hasil tangkapan laut terbaik dari daerah itu.

Ada pula beberapa restoran yang menyajikan hidangan berupa sashimi berkualitas dengan harga yang sangat terjangkau. Pasar ini memiliki mulhoe yaitu ikan mentah dalam kaldu dingin yang dikenal secara nasional.

Serta jeonbok juk yang merupakan bubur beras abalon. Di musim dingin ada gwamegi yang disajikan sebagai makanan khas daerah Pohang. Secara keseluruhan pasar ini memiliki sekitar 1.500 toko, yang rata-rata beroperasi mulai pukul 8 pagi sampai 10 malam. Di pasar ini juga terdapat souvenir khas Korea yang sering menjadi incaran wisatawan. Seperti olahan dari ginseng yang membantu menjaga kesehatan tubuh.

Selain daftar tempat wisata di Pohang yang telah disebutkan di atas, ada beberapa tempat wisata lain yang wajib masuk ke dalam bucket list liburanmu di Korea Selatan. Beberapa tempat tersebut mungkin masuk ke dalam salah satu Tempat Liburan Akhir Tahun Di Korea.

  • Bogyungsa Temple
  • Naeyeonsan County Park
  • Yeongildae Beach
  • The Pohang warship
  • Museum Posco
  • Chilpo Beach
  • Kicheongsan Botanical Gardens
  • Jungmyeong Ecological Park Janggi Yubae Munhwa Cheheomchon
, , ,
Post Date: Saturday 16th, March 2019 / 10:53 Oleh :
Kategori : Korea Selatan