5 Cara Jalan Jalan Ke Jepang Sendiri Yang Paling Mudah

Jepang masih berada di Asia loh, kamu tidak mau berlibur ke sana? Ayo dong berlibur dan dapatkan suasana baru di Jepang. Kamu tidak perlu pergi secara dadakan, persiapkan saja dulu sebelum berangkat. Tidak perlu mengumpulkan banyak rombongan, belibur sendiri juga akan seru loh! Memang, jalan jalan ke Jepang sendiri itu memerlukan keberanian. Alowisata coba mendukung kamu dengan memberikan 5 cara yang baiknya kamu lakukan agar liburanmu terasa aman dan seru ya.

  1. Pelajari kebiasaan orang Jepang

Pelajari kebiasaan orang jepangSebelum berangkat ke Jepang, kamu harus mempelajari kebiasaan penduduknya. Kenapa? Karena saat jalan jalan ke Jepang sendiri, kamu hanya bisa meminta bantuan pada penduduk aslinya ketika sedang kebingungan. Dalam beberapa kondisi, kebiasaan orang Jepang juga patut ditiru. Tidak ada salahnya mengikuti salah satu tips liburan ke Jepang ini.

Orang Jepang adalah orang yang sangat menghormati peraturan. Kamu bisa melihatnya dari budaya antri yang sangat mereka jaga, jangan sekali-kali menyela antrian karena itu akan menjadi sangat menyebalkan. Lampu merah untuk menyebrang jalan di sana sangat aktif, jangan kaget saat tertabrak kendaraan ketika kamu menyebrang saat lampu hijau kendaraan masih menyala. Dan yang paling penting, jagalah kebersihan seperti orang Jepang yang membuang sampah pada tempatnya.

Karena kamu berada di negara yang sangat menjaga aturan, perhatikan jadwal keberangkatan kendaraan umum yang akan kamu tumpangi. Kamu bisa menggunakan kereta untuk pergi dari satu tempat ke tempat lainnya. Agar liburanmu berjalan sesuai rencana, cari tahu jadwal keberangkatan kereta, bus, dan kendaraan umum lainnya sebelum pergi libur. Jadwalkan dan ikuti itu dengan tepat waktu.

Bersikap seperti orang Jepang akan membuat mereka respect denganmu. Minimal orang Jepan tahu kalau niatmu ini baik saat berlibur ke sana. Akhirnya, mereka tidak sungkan untuk membantumu saat sedang kesulitan. Tapi ada satu hal lagi yang mesti kamu siapkan lagi, yaitu cobalah pelajari bahasa Jepang yang umum untuk digunakan. Orang Jepang sangat menjunjug tinggi bahasa. Jadi akan lebih mudah dimengerti saat kamu berkomunikasi dengan bahasa Jepang dibanding bahasa Inggris.

  1. Ayo susun itinerary!

Ayo susun itinerary!Oke, sebagian orang mungkin lebih suka hal menantang seperti ‘kita lihat saja nanti di sana’. Ada yang bilang itu seninya solo traveler, berlibur sendiri mencari tantangan. Memang benar, tidak ada salahnya seperti itu jika kamu punya waktu banyak dan tidak bermasalah dengan budget.

Beda ceritanya jika jatah liburanmu untuk jalan jalan ke Jepang sendiri hanya beberapa hari atau budget tidak terlalu besar untuk leluasa dihabiskan. Agar liburanmu lebih efektif dan menyenangkan, susun itinerary adalah pilihan yang terbaik.

Pertama, tentukan berapa lama waktu liburanmu di Jepang nanti. Buatlah daftar destinasi wisata dan aktivitas yang sangat ingin kamu lakukan di Jepang. Alowisata tidak menjabarkannya satu-satu di sini karena pasti setiap orang mempunyai preferensinya tersendiri. Ada yang lebih suka wisata di pusat kota, ketika yang lain ingin menyendiri sambil menikmati tempat wisata alam di Jepang. Perhatikan juga budget yang dimiliki. Pisahkan mana budget wisata, konsumsi, akomodasi, transportas, dan belanja oleh-oleh.


Dalam membuat itinerary, yang paling penting adalah ketika kita menghitung-hitung biaya yang harus dikeluarkan dan mengira-ngira waktu yang akan dihabiskan di satu tempat dan tempat wisata lainnya. Tips untuk kamu yang memiliki budget kecil, cobalah cari destinasi wisata di daerah pedesaan. Mungkin akan lebih mudah menyesuaikan budget dan waktu liburanmu. Buat plan A, B, dan C dalam iternararymu juga mungkin akan lebih baik.

  1. Bagaimana cara menggunakan tranportasi umum?

Bagaimana cara menggunakan transportasi umum?Jika kamu jalan jalan ke Jepang sendiri, sebaiknya menggunakan transportasi umum karena akan meminimalisir biaya yang dikeluarkan. Jepang adalah negara maju yang transportasi umumnya sudah terintegrasi dengan pembayaran otomatis.

Rata-rata pembayarannya memerlukan kartu elektronik seperti kamu akan menggunakan busway dan kereta di Jakarta. Walaupun begitu, Jepang memiliki cara untuk mempermudah turis yang datang ke negaranya.

Misalnya jika kamu berniat mengelilingi Kyoto dalam satu hari, kamu tidak perlu membeli kartu khusus. Kamu bisa membeli one day pass hingga Kyoto berhasil kamu kelilingi.

Berbeda ceritanya jika kamu ingin menggunakan kereta, salah satu cara liburan murah ke Jepang. Di Tokyo kamu harus membeli IC card bernama Suica Card keluaran JR East. Jika sudah selesai berkeliling, refund dapat dilakukan kembali di wilayah JR East. Tapi kalau yang kamu kelilingi adalah Kyoto, sebaiknya beli IC Card keliaran JR West yang bernama Icoca Card. Kartu ini juga nantinya hanya bisa di-refund di wilayah JR West, tidak bisa ditukar di wilayah JR East. Untuk melihat jadwal kereta, bus, dan biayanya, kamu bisa mengakses website hyperdia.

Kalau ingin mengelilingi Jepang selama beberapa hari bagaimana? Untuk ini kamu harus membeli tiket sakti JR pass yang memiliki masa berlaku 7, 14, sampai 21 hari. JR pass juga dapat digunakan untuk menggunakan kereta cepat Shinkansen, bus, dan Ferry yang dioperasikan oleh perusahaan JR (Japan Rail). Lumayan untuk mengunjungi berbagai kota terkenal di Jepang. Tapi JR pass ini harus kamu beli di luar Jepang ya. Kamu bisa menggunakan jasa tour atau travel agent untuk mendapatkan JR pass.

  1. Booking penginapan sebelum berangkat

Booking penginapan sebelum berangkatJepang itu negara yang besar yang menyediakan berbagai fasilitas. Jangan kaget ketika rasanya sangat mudah menemukan penginapan di sana. Saking mudahnya, kamu mungkin akan bingung memilih tempat penginapan mana yang paling oke untuk ditinggali.

Nah, untuk mempersingkat waktu, sebaiknya lakukan booking dari saat kamu masih ada di Indonesia. Kelebihannya, kamu bisa membandingkan fasilitas dan biaya penginapan antara satu tempat dan tempat lainnya.

Ingin menginap di tempat yang menunjukan budaya orang Jepang? Coba menginap di guest house Ryokan atau Minshuku. Kamu akan merasakan tidur di futon beralaskan tatami yang langsung bersentuhan dengan lantai. Seperti di komik-komik Jepang, kamu bisa dipinjamkan yukata dang eta untuk berjalan-jalan ke luar seperti pemandian umum. Jangan lupa berfoto untuk disimpan sebagai kenang-kenagan.

Pilihan lain yang unik untuk dicoba di Jepang adalah capsule hotel, cocok sekali untuk kamu yang sedang jalan jalan ke Jepang sendiri, apalagi ala-ala backpacker ke Jepang. Kamu bisa menemukannya di Osaka dan Tokyo. Kalau kurang cocok dengan pilihan di atas, coba ulik Airbnb, Agoda, atau situs lain yang menyediakan fasilitas online booking. Saat tiba di Jepang, kamu hanya perlu menuju lokasi penginapan tanpa harus bingung memilih penginapan.


  1. Jangan kehilangan akses internet

Jangan kehilangan akses internetIni adalah hal terpenting yang harus kamu lakukan ketika jalan jalan ke Jepang sendiri. Akan ada momen di mana kamu perlu mencari informasi dengan sangat cepat saat berada di sana. Misalnya ketika kamu sedang mencari tempat wisata di Jepang. Kamu bisa mendapatkannya dengan mengakses internet. Jadi jangan sampai kamu kehilangan aksesnya ya.

Untuk turis seperti kita, akan lebih berguna menggunakan pocket Wi-fi selama berlibur ke Jepang. Kamu bisa menggunakan jasa penyewaan pocket Wi-fi, bahkan sebelum tiba di Jepang. Banyak yang bilang justru harga yang bisa kamu dapatkan bisa lebih murah loh.

Paling tidak, sewa pocket Wi-fi dua hari sebelum keberangkatan. Saat tiba di penginapan, perusahaan akan mengirimkan pocket Wi-fi yang dipesan olehmu. Atau bisa juga kamu menerimanya di bandara jika mau, dengan jasa pengiriman yang gratis. Kadang-kadang ada juga penginapan yang memberikan fasilitas pocket Wi-fi untuk penyewanya loh.

, , ,
Post Date: Monday 23rd, July 2018 / 09:53 Oleh :
Kategori : Jepang