5 Tips Penting Wisata Ke Jepang Tanpa Tour Paling Mudah

Berwisata ke Jepang adalah dambaan semua wisatawan dunia. Selain bisa menikmati budaya yang kaya yang bisa Anda temui dari banyak bangunan bersejarah, Anda juga bisa merasakan sisi futuristik yang tidak ada duanya. Di sisi lain, Jepang juga menyajikan banyak tempat wisata gratis di Jepang bagi siapa pun wisatawan yang tiba dengan bujet terbatas.

Berwisata ke Jepang bisa dilakukan dengan berbagai cara, baik lewat tour dari sebuah agen travel maupun tanpa tour. Saat ini trend wisata ke Jepang tanpa tour sedang marak dan diminati. Sebab, berwisata tanpa paket tour memberikan Anda kebebasan untuk mengatur itinerary sesuai dengan bujet dan selera Anda sendiri. Meski begitu, ada banyak hal yang perlu Anda perhatikan agar keselamatan hidup Anda terjamin. Ada pun lima tips di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Jangan Menggunakan Kereta

Jangan Menggunakan KeretaKendati Jepang terkenal dengan teknologi kereta apinya yang maju, berwisata tanpa tour ke Jepang dengan mengendarai shinkansen bukanlah pilihan yang bijak. Hal ini disebabkan oleh biaya tiket kereta cepat tersebut yang tidak bisa ditawar-tawar. Umumnya, tiket sekali perjalanan menggunakan kereta cukup mahal bagi wisatawan apalagi jika dibandingkan dengan transportasi yang lain.

Alih-alih menggunakan kereta, Anda menggunakan alat transportasi lain ketika ingin menjelajah bagian lain dari Jepang seperti tempat wisata di Sapporo. Alat transportasi dengan tiket yang lebih murah adalah pesawat terbang, kapal feri, dan bus. Salah satu penerbangan yang murah adalah Vanilla Air dan Peach dengan rata-rata harga tiket sekitar 3000 yen untuk sekali perjalanan.

Anda juga bisa menggunakan kapal feri. Selain bujet yang lebih murah, kapal feri memberikan banyak space bagi Anda untuk beristirahat atau tidur. Salah satu kapal feri yang terhitung murah melayani perjalanan dari Osaka menuju Beppu. Selain bisa beristirahat, menumpangi kapal feri bisa membuat Anda lebih dekat dengan penduduk lokal. Namun jika Anda tetap ingin menggunakan kereta, cobalah cari diskon tiket. Ada beberapa perjalanan yang dengan tiket yang lebih murah 4000 yen seperti Puratto kodama.

2. Hindari Rute Ramai Gaijin

Hindari Rute Ramai GaijinOrang asing yang masuk ke dalam wilayah Jepang untuk berbagai tujuan biasa disebut sebagai Gaijin. Pada masa-masa peak season, jumlah Gajin di Jepang akan meningkat pesat apalagi di tempat-tempat wisata populer. Sayangnya, setiap prefektur tidak akan pernah sepi dari Gaijin, begitu juga jika Anda jalan-jalan ke Hokkaido.

sebagai wisatawan yang wisata ke Jepang tanpa tour, Anda disarankan untuk menghindari rute atau tempat wisata yang dipenuhsesaki oleh Gaijin. Sebab alih-alih berwisata, Anda hanya akan menemukan kerumunan orang dengan tingkat antrean yang tinggi.

Ada baiknya Anda mencari tempat wisata antimainstream yang dengan sedikit Gaijin agar bisa berpuas diri. Ada banyak tempat wisata yang bsia Anda kunjungi sekali pun tidak begitu populer namun tidak akan pernah mengecewakan.


Jika Anda terlanjur tiba di Tokyo, ada banyak tempat wisata yang lebih tenang dengan sedikit Gaijin. Cobalah untuk mengambil perjalanan menuju pulau Izu. Meski terkenal horror dan rumah dari hantu Sadako, Izu adalah kepulauan vulkanik dengan bentang alam yang menakjubkan. Sebagai alternatif lain, Anda juga bisa menikmati deretan pantai indah di Kyoto.

3. Berbelanja di Daiso

Berbelanja di DaisoBerwisata ke Jepang tentu tidak terlepas dari acara belanja-belanja baik untuk dijadikan sebagai oleh-oleh maupun untuk kebutuhan sehari-hari di sana. Apa lagi jika Anda melakukan wisata musim dingin di Jepang. Salah satu tempat yang paling direkomendasikan untuk memuaskan nafsu belanja Anda adalah Daiso. Daiso banyak terdapat di Jepang, bahkan jumlahnya mencapai angka 3000.

Daiso adalah supermarket yang terkenal dengan harga produk-produknya yang murah. Anda bisa menemukan banyak hal di tempat ii mulai dari souvenir ramah dompet, kerajinan tangan, hingga kebutuhan pribadi. Umumnya produk-produk tersebut dibanderol dengan harga 100 yen saja. Tidak heran jika pembangunan Daiso mulai merambah pasar luar negeri.

Selain Daiso, salah satu supermarket yang cocok untuk dijadikan tempat belanja adalah Don Quito. Ada banyak produk yang bisa Anda beli, termasuk kaus kaki yang kerap digunakan oleh orang jepang bahkan ketika memasuki rumah, restoran tradisional, serta ryokan. Ketika berbelanja meski tampak murah, bijaklah dalam mengatur bujet dan memilih produk sesuai prioritas dan kebutuhan alias jangan kalap.

4. Menjadi Pengungsi Internet Cafe

Menjadi Pengungsi Internet CafeWisata ke Jepang tanpa tour tentu mengharuskan Anda mencari penginapan sendiri. Ada banyak jenis penginapan baik hotel modern, hostels, guest house, hingga ryokan. Namun jika Anda ingin menghemat bujet, Anda bisa menyewa satu ruangan di internet cafe yang buka 24 jam alih-alih menyewa kamar tidur.

Salah satu internet cafe yang paling populer di Jepang adalah Net Maru. Satu kubikel pribadi di Net Maru umumnya disajikan dengan harga sekitar 1.999 yen atau 18 dollar. Ada pun fasilitas yang ditawarkan tidak hanya sebuah ruangan, peralatan komputer, dan jaringan internet. Anda juga bisa menggunakan fasilitas toilet, laundry, dan area makan. Beberapa fasilitas tambahan menuntut Anda setidaknya membayar 1oo yen, beberapa lainnya tersedia gratis.

Menariknya, Net Maru menyediakan tempat khusus wanita. Dengan demikian, Anda bisa tinggal semalaman dengan aman. Harga yang ditawarkan setara dengan guest house atau hostels kecil dengan tipe share room. Jika dibandingkan dengan harga sewa hotel, ryokan, hotel kapsul hingga apartemen jelas harga sewa Internet cafe jauh lebih murah. Dengan begitu, Anda bisa menekan penggunaan bujet dan mengunjungi kota wisata di Jepang lainnya.

5. Makan Besar di Konbini

Makan Besar di Konbini Untuk urusan perut, Anda yang tengah wisata ke Jepang tanpa tour bisa menekan bujet hingga maksimal jika mempergunakan fasilitas konbini di jepang. Konbini adalah departement store. Selain menjual berbagai produk makanan dan lainnya, mereka juga kerap memaksimalkan pelayanan dengan menyediakan microwave, air panas, dan fasilitas lainnya untuk mengolah makanan secara instan. Konbini dengan fasilitas lengkap tersebut juga bisa Anda temukan di tempat wisata di Kobe.

Lupakan makan enak di kafe atau restoran, kecuali jika Anda membawa simpanan bujet yang cukup banyak. Di konbini-konbini terutama konbini lokal, Anda akan menemukan banyak produk makanan dengan harga yang terhitung jauh lebih murah.


Produk makanan yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari makanan tradisional seperti sushi dan ramen hingga makanana instan yang diolah dengan microwave. Tersedia juga berbagai jenis minuman segar yang bisa dinikmati baik hangat maupun dingin dari mesin terdekat.

Makan di konbini juga jauh lebih praktis dan efisien karena kebanyakan restoran dan kafe pasti akan disesaki oleh pengunjung. Anda juga umumnya tidak perlu menunggu antrian terlalu lama. Di konbini biasanya terdapat penduduk lokal yang duduk-duduk sambil minum alkohol di mana menjadi kesempatan Anda untuk berbaur. Jangan lupa untuk mencoba bir tradisional Jepang bernama strong chu-hai.

Meski harus berjalan dan menyiapkan segala keperluan berwisata sendirian, wisata ke Jepang tanpa tour akan mengajak Anda mengalami hal-hal menakjubkan. Berwisata sendirian tidak akan membuat Anda kecewa terutama jika Anda mengetahui tips-tips yang sangat membantu. Sebelum pulang ke tanah air, jangan lupa untuk membeli oleh-oleh khas Hokkaido untuk orang-orang tercinta yang menunggu Anda di rumah.

, , ,
Post Date: Saturday 20th, October 2018 / 06:13 Oleh :
Kategori : Jepang