6 Makanan Khas China Terlezat Dan Terfavorit Wisatawan

China atau yang dikenal juga sebagai Republik Rakyat China termasuk negara di kawasan Asia Timur yang cukup sering dikunjungi wisatawan. Negeri Tirai Bambu ini terkenal dengan kepadatan jumlah penduduknya. Dengan kepadatan ini, budaya China pun kian beragam. Bentangan alam, warisan sejarah, hingga kegiatan seninya menjadikan negara ini menarik untuk didatangi.

Ada banyak tempat wisata di China yang dapat Anda kunjungi. Di antara tempat wisata tersebut, terdapat wisata kuliner yang merupakan surga bagi para pecinta makanan. Makanan-makanan itu memiliki banyak varian dan keunikan yang dapat mengunggah selera. Mulai dari manisan, hingga paket lengkap yang disuguhkan bersama nasi. Berikut adalah beberapa makanan khas China yang memiliki cita rasa menarik:

  1. Gong Bao Ji Ding

Gong Bao Ji Ding

Gong Bao Ji Ding atau Ayam Cincang Gong Bao merupakan salah satu makanan halal yang berasal dari China. Bahan dasar utama dari makanan ini adalah cincangan atau potongan dadu daging ayam yang dimasak dengan saus khas China dan kecap. Bumbu yang digunakan untuk membuat masakan lezat ini adalah jahe, bawang putih, kecap asin, gula, cuka, dan cabai kering.

Campuran bumbu tersebut akan ditumis bersama daging ayam, putih telur, tepung maizena yang diencerkan, serta potongan daun bawang. Bisa dibayangkan bagaimana kelezetan rasa pedas, manis, dan gurihnya yang menyatu. Apalagi setelah masakan disajikan dengan campuran kacang goreng dan cabai kering diatasnya, membuat rasa masakan semakin komplit dan sedap.

Rasa lezat dari masakan inilah yang menjadikan para wisatawan senantiasa berburu makanan yang satu ini saat berkunjung ke China. Bahkan banyak restoran yang menyediakan Gong Bao Ji Ding sebagai menu utamanya, sehingga Anda hampir selalu dapat menemukan makanan ini di setiap tempat makan. Anda bisa mendapatkan seporsi Gong Bao Ji Ding dengan harga mulai dari 40 ribu rupiah saja. Baca juga tips jalan-jalan murah ke China sebagai referensi saat Anda mengunjungi negeri ini.

  1. Wonton

Wonton

Jika Anda menyukai siomay dan dim sum, Anda juga akan menyukai Wonton. Makanan khas China yang satu ini pada dasarnya adalah adonan ikan atau udang yang dibungkus kulit siomay dan disajikan dengan kuah. Kuahnya sendiri terbuat dari kaldu kepiting yang ditambah jahe dan merica, sehingga cita rasa pedasnya cenderung kuat.

Tekstur Wontan sangat lembut dan halus membuat rasanya empuk dan seperti sutra. Selain disajikan dalam kuah, makanan tradisional China ini juga dapat dinikmati dengan cara digoreng. Biasanya penduduk setempat menyantap Wontan dalam rangka menyambut datangnya musim dingin.


Hidangan lezat ini mempunyai fakta menarik, dimana keberadaanya telah muncul sejak abad ke-7 pada masa Dinasti Tang. Masakan bersejarah ini sangat mudah ditemukan di restoran-restoran China. Bahkan kini Wontan telah mendunia dan dapat dijumpai pada beberapa restoran mancanegara. Makanan berbentuk segitiga ini seringkali dibandingkan dengan Tortellini yang merupakan makanan khas Italia karena kemiripannya.

  1. Jiaozi

Jiaozi

Jiaozi atau yang lebih dikenal secara luas sebagai dumpling bukan lagi makanan yang asing bagi sebagian besar orang. Masakan ini termasuk ke dalam jenis dim sum dengan adonan yang lembut dan rasa gurih yang membuat penikmatnya kerap merasa ketagihan.

Sebenarnya apa perbedaan dari dumpling dan dim sum, dimana keduanya sama-sama disebut untuk menggambarkan Jiaozi? Dumpling adalah sebutan bagi masakan tertentu dari dim sum. Secara umum ia merupakan isian berupa daging serta sayur yang dibalut adonan dari tepung terigu dan kanji.

Kemudian ia dimasak dengan cara direbus, dikukus, atau digoreng. Sedangkan dim sum adalah sebutan untuk semua jenis hidangan yang sifatnya sekali makan atau seperti snack dan dessert. Dim sum di China cenderung disajikan dan dinikmati bersama teh.

Jiaozi sebagai makanan berusia ribuan tahun sejarah telah banyak dikenal oleh berbagai macam negara. Oleh karena itu tak heran jika Anda bisa menemukan makanan ini hampir di setiap restoran China yang tersebar di dunia. Bahkan beberapa negara, khususnya kawasan Asia, memodifikasi Jiaozi dengan cita rasa uniknya masing-masing dan memberi ulang nama sesuai dengan bahasa negaranya. Baca juga makanan khas Korea Selatan yang tak kalah lezatnya dengan makanan khas China.

  1. Bingtanghulu

Bingtanghulu

Bagi Anda para pecinta manisan, tidak ada salahnya mencoba Bingtanghulu. Makanan super populer ini sudah sering muncul di layar kaca perfilman China dan secara langsung ataupun tidak langsung membuat makanan manis ini dikenal secara luas.

Bingtanghulu merupakan permen dari buah-buahan yang ditusuk dan disajikan dalam bentuk sate. Buah-buahan yang sudah dikeringkan sebelumnya, diberi lapisan gula cair hingga mengering dan mengeras.

Buah yang biasa dipakai untuk membuat permen ini adalah apel dan ceri. Penggemar dari manisan lezat ini bukan hanya anak-anak, namun juga orang dewasa. Rasa manis dari Bingtanghulu tak kalah dengan permen manis Hi-Chew Candy yang merupakan salah satu makanan ringan khas Taiwan.

Anda dapat menemukan permen buah ini dalam berbagai warna di pedagang kaki lima di China. Beberapa menjual dalam ukuran panjang, namun ada juga yang menjualnya dengan ukuran pendek. Permen unik yang enak dinikmati dengan cara digigit-gigit ini biasanya akan lebih banyak dijumpai pada musim dingin.

  1. Bebek Peking

Bebek Peking

Kurang lengkap rasanya bila tidak menyebut Bebek Peking saat membahas makanan khas China. Sama halnya seperti Gong Bao Ji Ding, Bebek Peking adalah makanan halal khas China yang dapat Anda nikmati kelezetannya.

Masakan yang berasal dari Beijing ini sudah sangat populer dan dapat Anda jumpai dengan mudah di berbagai restoran yang ada di dunia. Masyarakat Tiongkok menyebut Bebek Peking sebagai Kaoya.

Saking melegendanya makanan ini, mereka percaya bahwa konon Bebek Peking adalah hidangan istimewa untuk para raja. Rasa masakan ini sangat enak apalagi dengan perpaduan asam, manis, dan gurihnya yang mampu mengunggah selera. Baca juga tips jalan-jalan ke Beijing tanpa tour sebagai referensi wisata Anda saat berkunjung ke sana sambil menikmati Bebek Peking.

Proses pembuatan Bebek Peking dikenal sedikit rumit. Daging bebek utuh yang telah dibersihkan disiram dengan dengan air panas atau dibakar, kemudian dilumuri bumbu berupa saus asam manis khas China. Setelah itu bebek didiamkan di dalam lemari pendingin, lalu dioven hingga matang. Selanjutnya daging yang sudah matang akan disajikan dalam potongan tipis-tipis dan dilumuri kembali dengan saus asam manis. Biasanya Bebek Peking dimakan bersama nasi hangat atau sup kacang merah dan pancake. Terbayang bukan, bagaimana lezatnya makanan ini?


  1. Mapo Doufu

Mapo Doufu

Tahu dapat dikatakan sebagai salah satu makanan tradisional favorit orang Indonesia. Makanan olahan kacang kedelai ini seringkali dibuat menjadi berbagai jenis masakan. Mapo Doufu atau Mapo Tofu adalah contohnya. Jenis masakan berbahan dasar tahu ini berasal dari Provinsi Sichuan, China.

Mapo ini dibuat dengan cara mencincang tahu halus dalam potongan dadu, kemudian mencampurkannya ke dalam kuah saus pedas. Kuah inilah yang menjadi rahasia kenikmatan Mapo Doufu.

Kuah tersebut merupakan campuran antara fermentasi kacang dan kacang hitam, pasta cabai, dan bahan lainnya seperti daging giling, air chestnut, daun bawang, serta jamur kuping. Selain itu kuah makanan khas China ini juga dilengkapi dengan rempah-rempah berupa lada, merica Sichuan, bawang putih, gula, minyak cabai, dan pati. Campuran tersebut membuat masakan spesial Sichuan ini terasa pedas, gurih, dan manis.

Saat ini, makanan tahu kuah pedas bukan hanya populer di daerah Sichuan, tapi juga di kawasan China lainnya, dan beberapa negara internasional seperti Barat, Jepang, dan Korea, dengan menyesuaikan cita rasa selera lokal masing-masing. Sebagai contoh, di Amerika masakan ini dibuat tanpa daging untuk menarik minat vegetarian dan kuahnya cenderung tidak pedas, karena saus yang digunakan adalah saus asam manis. Baca juga wisata kuliner di Hong Kong untuk melengkapi pengalaman kuliner Anda setelah menikmati makanan lezat khas China.

, , ,
Post Date: Tuesday 31st, July 2018 / 04:12 Oleh :
Kategori : Tiongkok