10 Makanan Khas Filipina Halal Cocok Untuk Wisatawan Muslim Dunia

Makanan Khas Filipina Halal—Salah satu destinasi wisata Asia Tenggara murah yang direkomendasikan adalah Filipina. Negara kepulauan yang terletak di utara sebelah timur Indonesia ini selain memiliki akses yang mudah juga memiliki kebudayaan yang tidak jauh berbeda dari mayoritas negara di Asia Tenggara lainnya. Dengan demikian, Anda tidak akan mengalami kekagetan dalam memahami kebudayaan mereka.

Selain mengunjungi deretan tempat wisata di Filipina yang terkenal, Anda juga bisa mempelajari sejarah dan kebudayaan masyarakat Filipina dari kuliner mereka. Ada banyak makanan tradisional Filipina yang patut untuk Anda coba. Jangan khawatir jika Anda adalah seorang wisatawan muslim, beragamnya budaya dan agama dari masyarakat yang mendiami Filipina membuat makanan khas Filipina halal tidak sulit untuk dijumpai. Jika Anda butuh petunjuk, cobalah beberapa makanan khas Filipina halal berikut ini.

  1. Chicken Halal Adobo

Chicken Halal AdoboPada tahun 2016, ada sebuah inisiasi di Filipina untuk menjadikan adobo sebagai makanan nasional mereka, mengingat Filipina tidak memiliki makanan nasional secara resmi.

Ada alasan kenapa mereka memilih adobo, adobo adalah makanan tradisional yang sudah populer di Filipina baik bagi masyarakat lokal maupun wisatawan asing, dengan akar  budaya dari Meksiko. Bahkan, kepopuleran adobo sudah memuncak di tangga nomor satu dari 50 makanan Filipina terbaik versi laman CNN.

Adobo adalah makanan khas Filipina yang terbuat dari daging yang diolah dengan bumbu cuka, garam, bawang putih, lada, kecap, dan rempah-rempah lainnya. Umumnya, adobo terbuat dari daging babi. Namun, Anda juga bisa menemukan adobo sebagai makanan khas Filipina halal yang terbuat dari daging ayam. Tentu, menikmati adobo halal dari daging ayam akan tampak lezat sambil memandangi deretan bangunan bersejarah di Filipina.

Adobo halal yang terbuat dari daging ayam biasa disajikan oleh masyarakat muslim pada momen-momen perayaan tertentu, seperti momen bulan Ramadan dan Hari Raya. Jenis adobo halal ini biasanya dikombinasikan dengan kentang goreng.

Jika Anda kesulitan untuk menemukan adobo halal di restoran secara langsung di Luzon, Anda bisa memesan makanan ini di pada situs Good Meal Hunting Filipina. Alternatif lain yang bisa Anda coba adalah seafood adobo.

  1. Arroz Caldo

Arroz CaldoArroz Caldo adalah interpretasi kuliner masyarakat Filipina terhadap congee. Di negara Indonesia, congee dikenal sebagai bubur. Sama halnya dengan semua jenis bubur di seluruh Asia, Arroz Caldo terbuat dari beras putih yang dimasak cukup lama hingga lebur dan pekat. Dalam penyajiannya, Arroz Caldi diberi taburan daging ayam serut, kaldu jahe rebus, bawang goreng, dan irisan daun bawang. Namun, taburan tersebut bisa jadi berbeda tergantung setiap toko yang menjualnya.

Tidak hanya disajikan untuk orang yang sakit, Arroz Caldo juga banyak dinikmati terutama untuk sarapan. Arroz Caldo terhitung sebagai makanan khas Filipina halal, terutama jika tidak menggunakan produk daging di dalamnya. Jika Anda ingin mencobanya, belilah di kedai Arroz Caldo yang sudah terkenal halal. Sebagai alternatif, Anda bisa memesan Arroz Caldo tanpa taburan daging di kedai umum.

Namun jika Anda tidak benar-benar yakin dengan kehalalannya, cobalah untuk membuatnya sendiri selama Anda berlibur di Filipina. Anda bisa mengajak teman lokal Anda untuk membantu. Hal yang membedakan Arroz Caldo dengan bubur khas Indonesia adalah penggunaan kaldu yang terbuat dari rebusan jahe. Oleh karena itu, jangan lupa untuk membeli kaldu tersebut di toko terdekat. Arroz Caldo bisa Anda nikmati dengan segelas minuman khas Filipina.

  1. Taba Ng Talangka

Taba Ng TalangkaTerbuat dari kepiting, Taba Ng Talangka adalah makanan khas Filipina halal yang bisa Anda cicipi ketika berlibur di Filipina sambil menikmati arsitektur bangunan terkenal di Filipina.

Akan tetapi, Anda tetap harus berhati-hati memilih produk Taba Ng Talangka sebab sebagian memiliki komposisi bahan yang bisa jadi tidak halal seperti penggunaan minyak babi atau tambahan daging yang diproses secara tidak halal. Oleh karena itu, baca atau tanyakan terlebih dahulu komposisi pembuatannya.

Pada dasarnya, Taba Ng Talangka terbuat dari telur ikan yang diasinkan dan lemak kepiting. Ada banyak jenis kepiting yang digunakan seperti Orange Arab, kepiting sungai, namun yang paling umum digunakan adalah talangka atau Asian sore crabs. Bahan tersebut dicampur dengan bawang putih dan minyak. Taba Ng Talangka adalah pasta fermentasi dan biasa disimpan dalam botol.

Dalam penggunannya, Taba Ng Talangka bisa digunakan dalam berbagai sajian, seperti sebagai campuran nasi atau dijadikan sebagai saus cocolan. Salah satu wilayah yang terkenal sebagai penghasil Taba Ng Talangka terbaik adalah provinsi Pampangan, Tarlac, dan Bulacan. Anda juga bisa membelinya di berbagai toko dan minimarket. Produk ini kerap menjadi oleh-oleh khas Filipina yang banyak dibeli oleh wisatawan.

  1. Binignit

BinignitSalah satu makanan khas Filipina halal adalah Binignit. Binignit merakan makanan pencuci mulut yang terbuat dari beras ketan yang dimasak dengan campuran santan. Sebagai campuran, Anda bisa menambahkan potongan buah-buahan lainnya seperti pisang, kentang, talas, dan lain-lain. Binignit memiliki kesamaan dengan makanan Filipina lainnya seperti bila-bilo.

Di dalam tradisi masyarakat lokal Filipina, binignit mendapat posisi yang sama seperti halnya kolak bagi masyarakat Indonesia. Penganan ini banyak dibuat dan dikonsumsi pada saat bulan Ramadan bagi masyarakat muslim dan Good Friday bagi masyarakat katolik. Namun, binignit juga kerap dimakan sebagai camilan siang hari.

Binignit saat ini tersedia dalam berbagai bentuk olahan. Anda bahkan bisa mengonsumsinya dengan sajian ala es krim di beberapa kafe dan resto modern. Anda bisa mengonsumsinya di sela-sela menjelajahi Filipina. Rasanya yang manis dan penuh gula akan membuat tenaga Anda cepat terisi.

  1. Sapin-Sapin

Sapin-SapinProduk beras ketan lainnya yang bisa Anda konsumsi sebagai makanan khas Filipina halal adalah sapin-sapin. Bedanya, beras ketan dalam proses pembuatan sapin-sapin diolah sehingga membentuk semacam puding atau agar-agar berlapis.

Makanan manis ini kerap dijadikan makanan pencuci mulut. Ada pun komposisi bahan yang membuatnya menjadi makanan halal adalah tepung beras ketan, santan, gula, air, kelapa dan taburan parutan kelapa.

Sapin-sapin termasuk ke dalam jenis kue khas Filipina yang bisa Anda buat dengan mudah. Jadi, selain dengan membelinya di kedai kue atau minimarket, Anda bisa membuatnya sendiri ketika berlibur di Filipina atau setelah Anda pindah ke Malaysia dan menginap di penginapan murah di Kuala Lumpur. Anda hanya membutuhkan kurang dari 10 menit pengerjaan setelah semua bahan terkumpul.

Dengan beragamnya budaya dan agama yang berkembang di Filipina, negara kepulauan tersebut punya banyak jenis makanan khas Filipina halal yang bebas Anda nikmati. Beberapa makanan khas lainnya pun bisa menjadi halal jika diolah dengan halal dan mengganti beberapa komposisi.

Misalnya, menggunakan daging ayam atau sapi alih-alih daging babi, dan diolah dengan menggunakan peralatan yang bersih dari campuran barang haram. Beberapa jenis makanan halal Lanny yang bisa Anda coba di Filipina adalah sebagai berikut.

  • Banancue,
  • Palitaw,
  • Turon,
  • Sinigag dengan daging halal, serta
  • Kare-Kare.

Selain sepuluh makanan khas Filipina halal tersebut, masih terdapat banyak makanan halal lainnya yang bisa Anda eksplorasi. Jika Anda sudah berpuas diri dengan Filipina, negara lainnya yang harus Anda kunjungi untuk makanan halalnya adalah Malaysia.

Cobalah untuk jalan-jalan ke Cameron Highland dan menikmati wisata alam yang menakjubkan. Di sela-sela perjalanan di wilayah tempat wisata di Brinchang, Anda akan menemukan banyak restoran dan kafe yang menyediakan banyak makanan dan minuman halal.

, , ,
Post Date: Friday 08th, February 2019 / 09:37 Oleh :
Kategori : Filipina